Baru Pulang Merantau, Bawa Uang Palsu Senilai Rp7 Juta

UpalTarutung – Pulang merantau, pria ini dikabarkan membawa uang palsu senilai Rp7 juta. Naas, perjalanannya membelanjakan uang palsu itu pun berakhir, Sabtu (5/3). Ia ditangkap usai membeli rokok di warung.

Adalah Parlindungan Panggabean (39). Warga Aek Siansimun, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) ini belum lama pulang dari perantauan di Provinsi Riau.

Kemarin, ia diringkus personil polisi dan TNI dari warung yang tak jauh dari kediamannya karena diduga membelanjakan dan menyimpan uang palsu.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Dudus Harley Davidson melalui Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing mengatakan, penangkapan terhadap Parlindungan dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi dari warga.

Dia menceritakan kronologis penangkapan yang diawali saat Parlindungan membelanjakan uang palsu untuk membeli rokok.

“Jadi awalnya Parlindungan membeli rokok di sebuah warung milik marga Aritonang di Aek Siansimun. Sebelumnya juga kita mendapat laporan uang palsu telah dibelanjakan di kawasan Pancurnapitu, Kecamatan Siatas Barita dan Kecamatan Tarutung.”

Lanjutnya, saat membeli rokok itu Parlindungan membelanjakan uang senilai Rp20 ribu.
Setelah membeli rokok, Parlindungan langsung berlalu dari warung. Sementara pemilik warung yang merasa curiga dengan uang pecahan Rp20 ribu itu, menceritakannya kepada warga lainnya. Lantas, informasi tentang uang yang dicurigai palsu itu pun sampai ke Babinsa Koramil setempat serta anggota polisi. Tak lama setelah itu, dilakukan penyelidikan.

“Maka dua petugas dan Babinsa dari Koramil dan Kodim 0210 TU itu langsung bergerak dan mencari Parlindungan,” ujar Baringbing.

Tepat pukul 13.00 WIB kemarin, Parlindungan akhirnya ditemukan sedang berada di sebuah warung di kawasan Aek Siansimun juga. Personil TNI dan polisi yang sejak tadi mencarinya, melakukan penangkapan. Begitu dipegang petugas, Parlindungan tak bisa melawan. Ia pun hanya bisa pasrah.

“Dia sedang duduk di kedai Parmisang. Kemudian petugas menggeledahnya.”

Saat itulah dari Parlindungan ditemukan kantongan plastik berisi uang pecahan Rp20 ribu dan Rp10 ribu yang dicurigai palsu.”

Lalu, petugas membawanya ke Polres Tapanuli Utara.

“Tapi sebelum dibawa ke Polres, seorang petugas terlebih dulu memeriksakan uang itu ke bank. Dari keterangan yang diperoleh dari pihak bank, uang itu palsu. Makanya Parlindungan langsung diamankan ke Polres,” kata Baringbing.
Kini, polisi masih terus mengembangkan kasus uang palsu tersebut. Hingga kemarin sore, Parlindungan masih terus diperiksa dan belum bisa diwawancarai.

“Kita masih penyelidikan dan pengembangan. Parlindungan pun sudah diamankan dan masih terus diperiksa.”

Ditambahkan Baringbing, pihaknya akan menelusuri dari mana uang palsu itu berasal, termasuk sindikat pengedarnya.

“Jadi kita masih interogasi terus. Di mana saja uang itu dibelanjakan, dari mana asalnya dan lain-lain. Yang pasti dari info yang kita gali, Parlindungan baru pulang dari perantauan.”

Ia juga mengimbau bagi masyarakat yang menemukan uang palsu tersebut, segera melapor ke kantor polisi terdekat. (as)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s