Jalan Tol Dorong Pertumbuhan Ekonomi Sumut

TolDeliserdang – Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta rombongan me­ninjau pembangunan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi di Desa Penara Ke­bon Kecamatan Tanjung Morawa, Rabu (2/3).

Kedatangan Jokowi yang didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochammad Basoeki Hadimoejono, Plt Gubernur Sumatera Utara, T Erry Nuradi, anggota DPD asal Sumatera Utara Parlindungan Purba disambut Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan, Kapolres Deliserdang, AKBP M Edy Faryadi, Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam Asep Maryono, Ketua PN Lubuk Pakam Henry Tarigan.

Saat meninjau pembangunan Tol Medan-Kualanamu- Tebingtinggi yang merupakan bagian dari 25 ruas jalan tol di Pulau Sumatera yang akan dibangun sepanjang 2.819 Km termasuk tol Medan-Binjai mendapatkan penjelasan dari Satuan Kerja (Satker) pembangunan Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi.

Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi ini memiliki total panjang 61,70 km. Seksi Tanjung Morawa (Medan)-Perbarakan-Kualanamu sepanjang 17,80 km pembangunannya dilakukan pemerintah. Sisanya, sepanjang 43,90 km akan dibangun PT Jasamarga Kualanamu. Tol yang dibagi dalam 2 seksi yaitu Seksi I Perbarakan-Lubuk Pakam, dan Seksi II Lubuk Pakam-Tebingtinggi.

Sampai saat ini, progres kontruksinya mencapai 6 persen dengan pembebasan tanah telah mencapai telah mencapai 85,98persen. Ditargetkan ruas tol ini akan beroperasi pada 2017.

Pembangunan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dilakukan pemerintah melalui pendanaan APBN di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Badan Usaha Jalan Tol yakni, PT Jasa Marga Ku­alanamu Tol. Dukungan pemerintah diperlukan pada ruas-ruas tol yang semula tidak layak secara finansial menjadi layak untuk ditawarkan pengusahaannya kepada badan usaha.

Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi dirancang akan memiliki 2×2 lajur pada tahap awal dan 2×3 lajur pada tahap akhir dengan kecepatan rencana 100 km/jam. Tarif untuk kendaraan golongan I yang akan dikenakan sebesar Rp744/km. Biaya investasi pembangunan jalan tol ini mencapai Rp4,1 triliun dengan masa konsesi pengusahaan yang diberikan kepada PT Jasamarga Kualanamu Tol selama 40 tahun.

Jalan tol ini merupakan jalur alternatif kendaraan dari Medan ke arah Timur menuju Tebingtinggi dan terkoneksi dengan Jalan tol Belmera-Medan-Tanjung Morawa (Belmera).

PT Jasa Marga Kualanamu Tol ini merupakan konsorsium 4 badan usaha milik negara (BUMN) terdiri atas PT Jasa Marga (55 persen), PT Pembangunan Perumahan (15 persen), PT Waskita Karya (15 persen) dan PT Waskita Toll Road (15 persen). Sementara itu, pembangunan jalan tol ruas Medan-Binjai dilakukan PT Hutama Karya dengan panjang total mencapai 16,72 Km (main road) dengan biaya investasi hinggaRp 1,6 triliun. Saat ini progress konstruksi ruas tol itu telah mencapai 5,8 persen dengan progress pembebasan tanah mencapai 77,9 persen. Ditargetkan ruas tol ini akan beroperasi pada 2018. Pengerjaan konstruksi jalan tol ruas Medan-Binjai dibagi menjadi 3 seksi, yakni seksi 1, Tanjung Mulia-Helvetia sepanjang 6,2Km, rencananya akan dikerjakan mulai dari Oktober 2015 hingga Desember 2016. Lalu seksi 2 Helvetia-Sema­yang sepanjang 6,1 Km rencananya akan mulai dikerjakan April 2016 hingga Juni 2016.

Seksi 3 Semayang-Binjai sepanjang 4,2 Km sudah mulai dikerjakan Maret 2015 ditargetkan selesai Maret 2016. Bila sudah beroperasi tarif tol yang akan dikenakan sebesar Rp 750 / Km untuk kendaraan golongan I.

Kedua ruas jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera yang berperan penting dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mengurangi biaya logistik. Kehadiran jalan tol ini juga akan mendorong pe­ningkatan ekonomi di Pulau Sumatera, khususnya Sumatera Utara. Diharapkan dengan ada kedua ruas tol ini akan mendukung terciptanya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumatera.

Bisa Lebih Cepat

Dalam sesi konfrensi pers, Presiden Jokowi menerangkan dengan pembangu­nan Tol Medan-Kulanamu- Tebing Tinggi diharapkan distribusi komoditas barang dan produk bisa lebih cepat sehingga semua biaya dan harga di lapangan bisa diefisiensi.

“Kita harapkan komuditas barang dan produk bisa lebih cepat , tentu saja memperkuat komuditas untuk daya saing kita, untuk efisiensi semua biaya dan harga di lapangan,” katanya.

Jokowi mengatakan, berdasarkan peninjauannya untuk Tol Medan-Kualanamu progresnya baik begitu juga Tol Kualanamu-Tebingtinggi proses pembebasan lahan mencapai 97 persen . “Saya melihat yang pertama dari Tol Medan- Kuala­namu 17 kilo progresnya sangat baik , Tol Kualanamu- Tebingtinggi yang juga 17 kilo proses pembebasan lahan sudah mencapai 97 persen,” jelasnya.

Jokowi menjelaskan, jika pembangunan ruas Tol Medan -Kualanamu dan ruas tol Kualanamu- Tebingtinggi diharapkan selesai pertengahan 2017, sementara itu ruas Tol Medan- Binjai selesai di akhir 2016, selanjunya diteruskan pembangunan ruas tol ke Parapat.

Menurutnya sistem pengerjaan ini sudah bagus karena dibagi seksi, setiap seksi dikerjakan kontruksi yang berbeda sehingga pengerjaannya lebih cepat dan baik. Disinggung bagaimana peranan pemerintah daerah (Pemda), menurut Jokowi peranan pemda dalam pembebasan lahan.

“Untuk Pemda, misalnya Sumatera Utara yang sudah mencapai 97 persen artinya peran Pemda di situ. Di Lampung juga cepat sekali malah keterlambatan di dana. Tol ini akan mempercepat mobilitas barang dan produk dari satu tempat ke tempat lain. Jika transportasi cepat dan murah maka biaya logistik akan turun. Untuk negara tetangga kita 2 sampai 2,5 kali lipat, kita harapkan bisa sama atau bisa di atasnya,”ujar Jokowi.

Buapati Deliserdang Ashari Tambunan menegaskan, jika tidak ada kendala dalam pembebasan lahan tinggal sedikit lagi kurang dari 10 persen

“Tidak ada kendala pembebasan lahan, sedikit kurang dari 10 persen. Hanya tinggal persiapan pembayaran sesungguhnya Pemkab hanya anggota tim yang diketuai Kepala BPN,” katanya. (kah/bip)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s