Mutilasi 2 Anaknya, Brigadir Petrus di Tahanan: Terus Meracau, Tak Menyesal Membunuh 2 Anaknya

Ibu Kapolda sedang memberikan dukungan pada istri Brigadir Petrus
Ibu Kapolda sedang memberikan dukungan pada istri Brigadir Petrus

Jakarta – Brigadir Petrus Bakus memutilasi dua anaknya Febian (5) dan Amora (3). Petrus mengaku menjalankan bisikan Tuhan. Petrus diduga mengidap masalah kejiwaan atau schizoprenia.

Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto saat dikonfirmasi menyampaikan, kalau Brigadir Petrus yang berdinas di Sat Intelkam Polres Melawi tidak pernah macam-macam.

“Dilaporkan selama ini yang bersangkutan tidak ada masalah dalam kedinasan,” terang Arief, Sabtu (27/2/2016).

Petrus menurut keterangan istrinya Windri, beberapa hari sebelum melakukan pembunuhan pada Jumat (26/2) dini hari memang menunjukan kelainan. Dia kerap berbicara sendiri dan seperti dikejar-kejar sesuatu.

Pekan depan Petrus akan menjalani pemeriksaan oleh psikiater. Petrus saat ini ditahan di Polres Melawi.
(bar/dra)

Brigadir Petrus Bakus sudah ditahan di Polres Melawi, Kalbar. Namun di tahanan, pria yang membunuh dua anaknya dengan mutilasi itu terus meracau.

“Tersangka ditahan di Polres Melawi, secara fisik sehat tetapi kondisi bicaranya seperti orang meracau, tidak mengenal Kapolres dan Kasatnya,” kata Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto yang datang langsung ke Melawi, Jumat (26/2/2016).

Menurut Arief, di tahanan Brigadir Petrus mengaku tidak menyesal membunuh anaknya. Dia mengaku menjalankan perintah Tuhan.

“Di tahanan dia mengaku melakukan pembunuhan anak-anaknya dengan sadar dan tidak menyesal karena ada bisikan yang memerintahkan, untuk persembahan kepada Tuhan,” tegas Arief.

Tersangka juga mengaku kalau anaknya sudah kembali ke surga dan sudah menyatu dengan dirinya.

“Dia juga mengatakan bahwa apa yang terjadi pada dirinya adalah sudah kehendak Tuhan sejak ia lahir dari rahim ibunya,” tutur Arief.

Saat ini dokter forensik sedang melakukan pemeriksaan mayat korban. Dan tim Penyidik Polda dan Polres melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi.
(faj/hri)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s