Kapolres Jakut : Saiful Jamil Resmi Ditahan

SJJakarta – Saipul Jamil menjadi tersangka kasus pencabulan seorang remaja 17 tahun di rumahnya. Penyanyi dangdut ini sudah ditahan.

“Sudah resmi ditahan,” ujar Kapolres Jakarta Utara Kombes (Pol) Daniel Bolly Tifaona kepada detikcom, Jumat (19/2/2016).

Sementara itu, Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Ari Cahya Nugraha mengatakan Saipul saat ini masih berada di Polsek Kelapa Gading, Jakut.

“Posisinya masih di Polsek, belum (ditahan),” kata Ari Cahya Nugraha.

Pagi ini penyidik menurut Kompol Ari akan melakukan gelar perkara. Dari hasil pemeriksaan sementara, Ipul, sapaan akrab Saipul sudah mengaku melakukan pencabulan

“Kita gelar perkarakan lagi pagi ini,” ujar Kompol Ari.

Saipul dilaporkan oleh seorang remaja laki-laki yang dirahasiakan identitasnya Kamis (18/2) pagi ke Polsek Kelapa Gading. Korban sebelumnya menginap di rumah Ipul itu dan mengalami pencabulan saat sedang tertidur.

Kronologi Dugaan Pencabulan Remaja Laki-laki oleh Artis Saipul Jamil

Masyarakat dikejutkan dengan ditangkapnya artis Saipul Jamil. Mantan suami pedangdut Dewi Perssik itu ditangkap aparat Polsek Kelapa Gading atas dugaan pencabulan terhadap seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun.

“Yang bersangkutan mengakui perbuatan tersebut dan sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Kapolres Jakarta Utara Komisaris Besar Daniel Bolly Tifaona kepada detikcom, Jumat (19/2/2016).

Sementara Kapolsek Kelapa Gading Komisaris Ari Cahya Nugraha mengungkap, korban adalah seorang pelajar yang mengidolakan Bang Ipul-sapaan Saipul Jamil-yang kerap menontonnya di sebuah program pencarian bakat penyanyi dangkut di sebuah stasiun televisi swasta di Jakarta.

Berikut kronologi penangkapan Ipul di rumahnya di Pegangsaam Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Kamis (18/2/2016) pagi yang dikutip detikcom dari Kapolsek:

31 Januari

Ipul mengenal korban untuk pertama kalinya di studio di sebuah stasiun televisi swasta. Korban berkenalan dengan Ipul di belakang panggung.

Awal Februari

Korban bertemu untuk yang kedua kalinya dengan Ipul, masih di studio di sebuah stasiun televisi swasta di kawasan Jakarta Barat. Korban kemudian diundang Ipul ke rumahnya di kawasan Kelapa Gading.

Saat itu, korban bersama seorang temannya. Pertemuan korban, teman korban yang seusianya dengan Ipul di rumahnya tersebut berlangsung seperti biasa seperti layaknya orang bertamu.

Kamis, 18 Februari

Pukul 01.00 WIB

Korban bertemu untuk kedua kalinya di studio sebuah stasiun televisi di Jakbar. Saat itu, Ipul meminta asistennya seorang pria untuk mencari korban.

Korban kemudian dipertemukan dengan Ipul di belakang panggung. Korban kemudian diminta ikut ke rumahnya dengan alasan meminta untuk memijat badannya yang pegal-pegal.

Sekitar pukul 02.00 WIB

Korban memijat Ipul di sebuah kamar. Saat itu belum terjadi apa-apa. Namun kemudian, korban curiga karena Ipul mulai menunjukkan hal-hal yang ganjil. Ipul saat itu mencoba meraba bagian tubuh korban yang privat.

Setelah selesai memijat, Ipul kemudian tiba-tiba mengajak korban untuk berbuat cabul saat itu dengan iming-iming sejumlah uang. Namun korban menolaknya. Ipul masih mencoba membujuk korban untuk mengajak korban berbuat mesum, tetapi korban menolak dan mengatakan hendak salat tahajud.

Korban yang mulai curiga kemudian pamit untuk tidur seusai salat. Korban kemudian tidur di sebuah kamar di lantai atas. Pada saat tertidur itulah, korban merasakan dicabuli oleh Ipul hingga korban terbangun dan berteriak ‘Astagfirullah’.

Setelah kejadian itu, korban kabur dari rumah Ipul dengan cara menyelinap diam-diam di kegelapan malam.

Pukul 04.00 WIB

Korban melaporkan perbuatan Ipul ke Polsek Kelapa Gading. Ipul kemudian dijemput paksa dari rumahnya di kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ipul kemudian diperiksa di Mapolsek Kelapa Gading. Awalnya, Ipul membantah perbuatan cabul itu, tetapi kemudian ia akhirnya mengakui ketika polisi menyatakan akan melakukan swipe terhadap korban dan dirinya untuk dites DNA.

Kamis (18/2) sore

Status Ipul ditetapkan sebagai tersangka. Penyanyi dangdut itu kemudian dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

(fiq/fdn)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s