Pembunuh Pasutri Dihukum 20 Tahun

Derman P Nababan SH MH
Derman P Nababan SH MH

Balige – Pengadilan Negeri Balige melalui Majelis Hakim dengan Hakim Ketua Derman P. Nababan SH, MH menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Dusun Manullang (51) selama 20 tahun penjara, Selasa (2/2).

Putusan majelis hakim kepada pria warga Dusun I Sosor Dolok Desa Siantar Sigordang Kecamatan Siantar Narumonda Kabupaten Toba Samosir, karena terbukti melakukan Pembunuhan berencana terhadap pasangan suami istri (pasutri) Arden Manullang (80) dan istrinya Ledy Boru Marpaung (75), warga yang sama dan merupakan saudara dekatnya. Vonis tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Balige Josron Sarimulia Malau.

Kasus yang menggegerkan warga Kabupaten Toba Samosir ini mencuat, sebelumnya pada Selasa 8 September 2015, korban Arden Manullang dan Ledy Br. Marpaung hendak menjual sebidang tanah kepada saksi Birton Panjaitan, tetapi terdakwa keberatan, dengan mengatakan tanah itu tidak bisa kepada si Panjaitan, harus sama terdakwa

Karena korban tidak menuruti kemauan terdakwa, maka terdakwa mengatakan, “sampaikan kepada anak-anakmu bahwa saya tidak hubungan keluarga lagi dengan kamu,” karena korban adalah Bapa Uda (paman) dari Terdakwa.

Selanjutnya pada Kamis, (10/9) sekira pukul 06.00 Wib, terdakwa mengambil tombak besi tajam bergagang kayu ukuran 2 meter, lalu mendatangi rumah korban lebih kurang 200 meter dari rumah terdakwa, menanyakan mengenai penjualan tanah tersebut, dan hingga terjadi perkelahian mulut antara terdakwa dan korban Ledy Br Marpaung.

Terdakwa menancapkan tombak tersebut ke bagian perut korban Ledy Marpaung hingga tergeletak berlumuran darah, mendengar suara ribut, korban Arden Manullang suami korban terbangun dari tidurnya, lalu terdakwa juga menusukkan tombak ke perut korban Arden Manullang, hingga akhirnya kedua korban meninggal dunia di tempat kejadian

Atas perbuatan tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Balige, beranggotakan Azhary P Ginting dan Ribka Novita Bontong, menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana melanggar Pasal 340 KUH Pidana.

Hal yang memberatkan terdakwa melakukan perbuatan tersebut terhadap orangtua yang tidak berdaya, seharusnya terdakwa sebagai keponakan korban memberikan perlindungan kepada kedua korban, dan perbuatan terdakwa tergolong sadis. (vit)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s