Warga Pahae Julu dan Pahae Jae Bentrok

TAPUT – Ratusan warga Desa Simataniari, Kecamatan Pahae Julu, melakukan aksi sweeping (menyisir) warga Silakitang, Kecamatan Pahae Jae di lokasi PT SOL, Kamis (14/1). Aksi itu dilakukan pasca penganiayaan yang dilakukan oleh Galaksi Hutabarat, warga Pahae Jae kepada Heri Sitompul, warga Pahae Julu.

Karena tidak terima warganya dipukul, warga Simataniari akhirnya menyisir seluruh masyarakat Silakitang yang bekerja di kawasan Pahae Julu. Dalam peristiwa bentrok tersebut tidak ada korban. Sebab, pihak TNI, polisi dan security PT SOL ikut mengamankan agar tidak menimbulkan konflik yang berkelanjutan.

Pihak PT SOL melalui pihak Polres memediasi warga agar tidak terjadi hal demikian. Rencananya kedua belah pihak akan dikumpulkan di Kantor PT SOL yang ada di Simataniari, Pahae Julu.

Ratusan warga yang ikut bentrok menyerukan agar pihak Polres memeroses pemukulan yang dilakukan GH terhadap Heri. Mereka meminta pelaku agar ditindak sesuai hukum yang n berlaku dan jangan didiamkan. Karena semua sama di mata hukum, baik itu pengusaha, orang terhormat juga masyarakat.

“Kami tidak terima atas perbuatan GH ini. Jika GH tidak ditindak oleh PT SOL dan pihak Polres, maka kami akan berunjukrasa,” sebutnya.

Sementara itu, Wakapolres Taput Kompol B Turnip kepada wartawan di Mapolres, menyampaikan, pihkanya sudah menurunkan sebanyak 60 perseonel untuk melakukan pengamanan di lokasi. Tujuannya untuk menghindari terjadinya bentrok antar warga. “Kita melakukan pengarahan dan pengamanan kepada mereka agar tidak terjadi sesuatu dan pelanggaran hukum,”ujarnya.
Dia juga menegaskan, pihaknya saat ini sedang melakukan koordinasi dengan PT SOL untuk mengamankan situasi. “Sedangkan pelaku pemukulan terhadap Heri, GH saat ini sudah ditahan,” sebutnya.

Sementara itu, pimpinan Ekxternal Relation PT SOL Hindustan Sitompul yang dikonfirmasi mengatakan, aksi sweeping antar warga tidak ada kaitannya dengan perusahaan. Hal itu merupakan tindakan dan masalah pribadi sesama warga yang berkelahi. ”Jadi tidak ada kaitanya dengan PT SOL. Itu bukan masalah pekerjaan tapi masalah pribadi,”ucapnya.

Sementara itu, keluarga Heri Sitompul yakni Samsir Sitompul menceritakan kronologi peristiwa pemukulan itu. “Heri merupakan supir truk yang membawa bahan material PT SOL. Sementara, Galaksi Hutarabat yang juga karyawan PT SOL bertugas membawa para pekerja ke perusahaan melalui angkutan bus miliknya,” ujarnya.

Menurutnya, saat itu Galaksi mengeluh karena bus nya tidak bisa di stater. Kemudian, sambil berseloroh Heri menyebutkan, ini korek.Karena tidak senang dengan perkataan Heri, Galaksi langsung memukulinya hingga mengalami luka yang cukup serius.

“Heri mengalami luka di bagian kepala dan tubuhnya. Korban langsung kita larikan ke RSU Tarutung. Namun, pihak rumah sakit tidak sanggup menanganinya dan dilarikan ke RS di Pematangsiantar,” ujarnya.

Menurutnya, karena tidak terima dengan perbuatan Galaksi, mereka pun melaporkan kejadian itu ke polisi. Mereka berharap agar pelaku dihukum sesuai perbuatannya.

Sementara itu Kapolsek Pahae Jae AKP ST Panggabean yang dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan kejadian itu. Saat ini pelaku sudah ditahan dan masih menjalani pemeriksaan. (tul/roy/osi)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s