Jokowi ke Lokasi Bom Tanpa Rompi Antipeluru Membuat Warga Tak Takut Teror

jokoJakarta – Masyarakat Indonesia kompak menyerukan ketidaktakutannya terhadap teroris hanya beberapa jam setelah peristiwa pengeboman di Jl Thamrin, Jakarta Pusat. Hal itu disebabkan oleh psikologis masyarakat di Indonesia yang lebih cepat pulih ketimbang di negara-negara lain yang juga di teror.

“Dibandingkan Paris effect, kegalauan orang pasca Paris effect itu kan tinggi ketakutannya. Tetapi masyarakat kita begitu saja langsung pulih,” kata Direktur PPIM Universitas Islam Negeri Ali Muhannif dalam diskusi ‘Mengapa Teror Jakarta Gagal Meneror Kita?’ di Gado-gado Boplo, Jl Gereja Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (16/1/2016).

Menurut Ali hal itu karena kepercayaan tinggi masyarakat kepada pemerintah dan aparat untuk mengatasi kasus seperti ini. Bahkan beberapa saat setelah kejadian, Presiden Jokowi langsung datang ke lokasi.

“Bahkan Presiden Jokowi, menteri-menteri ke lokasi tanpa dilengkapi rompi anti peluru. Ini yang kemudian membuat masyarakat tidak takut. Efek psikologisnya sangat tinggi,” imbuh Ali.

Sementara itu di Paris, masyarakatnya begitu percaya dengan kekuatan intelijen dan aparatnya. Tetapi rupanya masih juga ada peristiwa penyerangan yang menyebabkan ratusan orang meninggal dan luka-luka.

Ketua Populi Center Nico Harjanto sepakat dengan pernyataan itu. Dia yakin kepercayaan masyarakat Indonesia lebih cepat pulih.
(bpn/ega)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s