Oknum Sipir Ditetapkan sebagai Tersangka

oknumSiborongborong – Polisi akhirnya menetapkan Junfri Manalu (45), oknum sipir Lapas Kelas II-B Siborongborong sebagai tersangka bersama Feri Ananda Ginting, Rabu (16/12). Sementara tiga orang lainnya yang ikut diamankan, masih diperiksa intensif.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Dudus Harley Davidson dalam keterangannya yang disampaikan Kabag Humas W Baringbing mengatakan, terbongkarnya sindikat pemasok sabu-sabu ke Lapas Siborongborong berawal pada Selasa (15/12) pukul 08.00 WIB.

Saat itu Kapolsek Siborongborong AKP Marudur Sihombing bersama personilnya menangkap Ferry Ananda Ginting dari mobilnya Daihatsu Terios BK 96 JW yang terparkir di depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Siborongborong.
“Saat mobil digeledah, ditemukan dua paket sabu-sabu seberat 9,90 gram. Kemudian tersangka kita bawa untuk diinterogasi. Hasil interogasi inilah yang kita kembangkan. Apalagi saat diperiksa, ada panggilan dari Junfri Manalu di Hp itu sebelumnya. Dari situlah polisi curiga dan membongkar sindikat ini. Dimana ada pegawai lapas dan narapidana yang dicurigai terlibat,” jelas Baringbing.

Diduga, Feri akan mengirimkan sabu kepada Willi, warga binaan pindahan dari Tanjung Gusta Medan dengan masa hukuman 5 tahun, melalui sipir Junfri. Selanjutnya, pihaknya yang dipimpin langsung oleh Kapolres melakukan penggerebekan di lapas. Dari sana diamankan seorang warga binaan bernama Willi Candra (31), oknum sipir bernama Junfri Manalu dan pegawai lapas Thamrin Siahaan (30).

Meski terkesan dihalang-halangi dan ada perlawanan, polisi berhasil mengamankan ketiga pria dari lapas.

Pengembangan pun dilakukan. Polisi membawa Junfri Manalu ke mobilnya dan melakukan penggeledahan. Namun dari mobil, tidak ditemukan barang bukti. Selanjutnya Manalu diboyong ke kediamannya di Desa Bahal Batu untuk penggeledahan lanjutan.

Setibanya di sana, istrinya Alpina Lumban Toruan (41) sempat pura-pura pingsan. Namun polisi tak terkecoh, penggeledahan dilanjutkan. Kemudian polisi mendapati sabu-sabu seberat 29 gram dari dalam lemari. Selain itu ada juga bong, aluminium foil, plastic kemasan, timbangan elektrik, uang dan perhiasan.
Tak bisa mengelak, Junfri dan istrinya pun diboyong ke Mapolres Taput bersama barang bukti. Namun terakhir hanya Junfri yang ditetapkan sebagai tersangka. Istrinya bersama Willi dan Thamrin Siahaan masih dalam pemeriksaan. Polisi akan menetapkan status mereka dalam waktu 3×24 jam setelah ketiganya diamankan.

“Tersangka sudah kita amankan. Bagi yang lain, masih tetap diamankan untuk diiterogasi secara kontiniu. Diperkirakan masih banyak yang terlibat dengan sindikat pemasok sabu yang kita curigai ini. Kemudian kita akan seceatnya melakukan pengembangan,” lanjut Baringbing.

Sementara Junfri yang hendak dikonfirmasi enggan diwawancarai. “Dia belum bersedia dikonfirmasi. Sudahlah kalau tidak mau,” ujar Baringbing lagi. Junfri Manalu dan Ferry Ananda Ginting akan dijerat 111, 112 dan pasal 114 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Berita sebelumnya, polisi menangkap tersangka pemasok sabu-sabu ke Lapas Siborongborong, Tapanuli Utara, Selasa (15/12). Bersamaan dengan itu, seorang warga binaan dan sipir di lapas itu juga diamankan.

Kapolres Tapanuli Utara AKBP Dudus Harlay Davidson usai melakukan penggeledahan di Lapas Siborongborong mengatakan, penggeledahan yang mereka lakukan berawal dari penangkapan tersangka yang diduga sebagai pemasok sabu-sabu ke lapas tersebut.

“Ada kecurigaan terhadap pengendara mobil Daihatsu Terios BK 96 JW warna hitam yang datang dari arah Medan menuju Lapas Siborongborong. Kemudian petugas melakukan pengintaian sejak pukul 06.00 WIB dan terus mengikuti ýmobil sampai ke Lapas,” ujarnya.
Setelah sampai di komplek Lapas di Jalan Siliwangi No 14 Siborongborong, diketahui dalam mobil itu terdapat dua orang. Saat pengemudi mobil keluar, polisi langsung mengamankannya. Pria itu bernama Feri Ananda Ginting (36) warga Perumahan Batu Asri, Desa Baru, Kecamatan Pancurbatu. Selain Feri, ada seorang wanita bernama Rosita Yivi Dewi (26) yang mengaku sebagai teman Feri. Saat diamankan, Rosita sedang tertidur di mobil.

Selanjutnya polisi menggeledah mobil. Ternyata dari dalam mobil ditemukan dua bungkus plastik yang berisi sabu-sabu dengan total berat 9,90 gram. Mendapati barang bukti, kedua penumpang mobil langsung digelandang ke Polsek Siborongborong.

Setelah diinterogasi, Feri mengaku akan mengantar narkotika itu ke seorang warga binaan di lapas bernama Willi, pindahan dari lapas Tanjung Gusta Medan.
“Jadi pengakuannya, ia akan mengantar sabu-sabu kepada Willi.”Bahkan ketika diinterogasi lebih lanjut, Feri mengaku bahwa sudah ada ‘permainan’ dengan sipir lapas dalam memasok barang haram tersebut.

Sekira pukul 11.30 WIB kemarin, Kapolres Taput AKBP AKBP Dudus Harlay Davidson bersama Kapolsek Siborongborong AKP Marudur Sihombing langsung memimpin penggerebekan di lapas dan mengamankan warga binaan dan oknum sipir. (as)

Iklan

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s