Ujian SBMPTN USU dan Unimed Lancar

USUMedan – Pelaksanaan ujian tertulis seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2015 panitia lokal (Panlok) Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed) berlangsung lancar.

Ujian yang digelar Selasa (9/6) pagi sejak pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 14.30 WIB itu dilaporkan berjalan dengan baik dan tak ada laporan adanya tindakan kecurangan.

Koordinator Bidang Sosialisasi dan Humas Panlok 15 Medan USU, Bisru Hafi mengatakan ujian yang hanya dilaksanakan satu hari itu tidak mengalami suatu hambatan teknis. Kesiapan panitia meminimalisir tindak kecurangan dan hambatan.

“Sebanyak 35.287 peserta dijadwalkan mengikuti ujian tertulis ini. Secara umum, dilaporkan berjalan dengan baik. Dari jumlah peserta yang ikut ujian tentu ada beberapa yang tidak hadir karena alasan-alasan tertentu, namun rata-rata tingkat kehadiran hampir 100 persen,” ujarnya.

Hasil ujian SBMPTN sendiri akan diumumkan Kamis, 9 Juli 2015 mulai pukul 17.00 WIB dan dapat diakses di laman resmi panitia: http://www.sbmptn.or.id atau media cetak/online lainnya yang berkerjasama dengan panitia SBMPTN.

Unimed

Di Unimed, 17.860 peserta bertarung memperebutkan 1.450 kursi yang tersedia. Dari total peserta ujian, peminat terbesar bidang Soshum 7.960 disusul Campuran 5.184 dan Saintek 4.716.

Ujian tulis SBMPTN ini melibatkan pengawas sebanyak 1.723 orang yang berasal dari Unimed dan mitra. Untuk memastikan jalannya proses ujian, Rektor Unimed Prof Dr Ibnu Hajar, turun ke lokasi. Didampingi Wakil Rektor I Prof Dr Khairil Ansari MPd, Ibnu meninjau langsung pelaksanaan ujian di beberapa titik. Ibnu bersyukur, ujian tulis berjalan aman dan lancar.

Suksesnya proses ujian, katanya, bagian dari kerja keras Panitia Panlok 14 Unimed yang bekerja keras dan cermat mengantisipasi munculnya segala bentuk-bentuk kecurangan dalam pelaksanaan ujian ini. Selain Unimed, ada 64 PTN dan panitia lokal yang terlibat dalam gelaran ujian tulis SBMPTN ini. Menurut keterangan Ibnu, sampai saat ini pihaknya tidak menemukan adanya kecurangan seperti bocornya naskah soal atau adanya joki penjual naskah soal.

“Tak mungkin terjadi bocor soal di Panlok 14 Unimed, karena naskah soal di buat di Universitas Andalas Padang. Dari Padang ke Unimed, dokumen naskah soal dibawa oleh mobil truk ekspedisi PT Pos Indonesia dengan pengawalan ketat tim polisi. Setibanya di Unimed, naskah soal dimasukkan ke gudang tertutup dan dikawal polisi 24 jam. Jadi tidak mungkin naskah soal itu bocor di Panlok 14 Unimed,” terangnya.

Untuk perjokian, katanya, ada arahan panitia pusat agar panitia lokal di seluruh Indonesia bekerja ekstra hati-hati. Pasalnya, perjokian sudah modern, yakni memakai alat cangggih seperti kamera yang diselip di kancing baju, pulpen, jam tangan, tali pinggang dan lainnya. “Panitia pusat sudah menginstruksikan peserta ujian tidak dibenarkan membawa segala alat elektronik ke dalam meja/kursi ujian, serta seluruh kepala ruang dan pengawas harus mengecek identitias peserta ujian dengan jeli dan cermat agar cela-cela bentuk kecurangan tidak terjadi,” ujarnya.

Ketua Panitia Lokal 14 SBMPTN Unimed, Prof Dr Khairil Ansari MPd, mengimbau seluruh peserta yang mengambil jurusan keolahragaan dan seni supaya mengikuti tes keterampilan besok (hari ini-red) yang dilaksanakan di Unimed. (br/dgh)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s