Biaya Operasional WNA Pelaku Kejahatan Cyber di Jaksel Capai Rp 400 Juta/Bulan

WNIJakarta, Pihak kepolisian memperkirakan omset yang diperoleh para WNA Tiongkok dan Taiwan dalam melakukan kejahatan cyber online di Kemang dan Pondok Indah, Jaksel, mencapai miliaran rupiah per tahun. Sebab, dana operasional yang dikeluarkan sindikat ini mencapai Rp 400 juta lebih per bulan.

“Uang operasional sebulan Rp 400 juta itu untuk sewa tempat, jajan mereka, belum lagi biaya pengiriman WNA dari negaranya sampai sini, kira-kira keuntungannya bisa miliaran,” jelas Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Jl Kemang Selatan 1D No 15 A, Jaksel, Senin (26/5/2015).

Belum lagi dana untuk menggaji para pekerja mereka yang rata-rata digaji sebesar Rp 12-15 juta per bulan. “Untuk supervisor-nya Rp 30-50 juta. Yang di negaranya sana mungkin Rp 400 jutaan lebih,” ungkapnya.

Tidak mengherankan jika capaian omset para WNA yang melakukan penipuan ini bisa mencapai miliaran rupiah. Faktanya, mereka sendiri menyewa rumah mewah di kawasan elit dengan ongkos Rp 400 juta per tahun.

Total ada 60 WN Tiongkok dan Taiwan yang diamankan tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di kawasan Pondok Indah dan Kemang, Jaksel. Mereka saat ini masih diperiksa intensif pihak kepolisian. (mei)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s