Polres Taput Gagalkan Pengiriman Ganja 13 Kg

GanjaTARUTUNG – Aparat Polres Taput berhasil mengamankan 13 kg ganja kering siap edar. Bersama barang bukti tersebut, polisi juga menahan kurir bernama Firdaus Fatrullah (22), warga Gampong Kandang, Desa Manasah Kandang, Kecamatan Kembang Tanjung, Nanggro Aceh Drusalam (NAD).

Tersangka diamankan dari Bus ALS di jalan lintas Tarutung-Sipirok kilometer 32, Desa Sarulla, Jumat (1/5), saat hendak mengantarkan paket ganja yang dibawa dari terminal bus Lhokseumawe, Aceh kepada seorang pemesan di Solok, Sumatera Barat.

Tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 111 ayat (2), Subsider pasal 112 ayat 1, jo 132 ayat 1 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana mati/seumur hidup paling singkat 6 tahun, maksimal 20 tahun penjara dengan denda maksimum Rp 10 miliar.

Kapolres Taput AKBP Dudus HD dalam keterangan persnya, Senin (4/5) menjelaskan, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat tentang akan adanya ganja dari Aceh yang akan dibawa ke Kabupaten Solok, Sumatera Barat melintas dari Taput.

Setelah mengumpulkan informasi yang lengkap, pihak kepolisian mengetahui identitas mobil yang ditumpangi tersangka membawa ganja tersebut. Ketika digeledah, pihak kepolisian menemukan tas koper merek Polo berisikan daun ganja kering.

“Awalnya, salah seorang anggota kami menerima informasi dari masyarakat bahwa salah satu penumpang Bus ALS diduga membawa ganja. Ketika melintas di kilometer 32 arah Sipirok, personel dari Polsek Pahae Jae melakukan penyetopan dan menggeledah seseorang sesuai yang diinformasikan. Kemudian, ditemukan satu tas koper hitam berisi daun ganja kering yang sudah dibentuk dalam kemasan bal dan satu paket kecil sabu-sabu seberat 0,10 gram,” terang AKBP Dudus HD.

Setelah menemukan ganja dan sabu tersebut, pihak kepolisian mengamankan seluruh barang bukti, termasuk dua unit telepon genggam yang digunakan tersangka. Hingga saat ini pihak kepolisian masih mengembangkan kasus tersebut untuk menungkap dan menangkap pemilik dan tujuan pengiriman itu.

“Kami sedang mengembangkan kasus ini. Dari keterangan tersangka, barang itu merupakan milik Sudirman warga Aceh dengan tujuan Tante Solok warga Sumatera Barat. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian di Aceh dan Sumatera Barat untuk membantu mengembangkan kasus ini,” ucapnya.

Sementara itu, tersangka Firdaus mengaku hanya sebagai kurir. Sedangkan paket ganja yang ada padanya merupakan milik seseorang bernama Sudirman alias Pak WA tujuan Tante Solok di Solok.
Menurutnya, paket ganja asal Aceh tersebut dibawa dengan menggunakan Bus Putra Pelangi tanggal 1 Mei lalu dari terminal bus Lhokseumawe.

Kemudian, sekitar pukul 07.00 WIB ia tiba diloket bus Putra Pelangi Medan dan melanjutkan perjalanan dengan tujuan Solok dengan menumpang Bus ALS hingga akhirnya ditangkap di daerah Pahae Jae, Taput. Ia mengaku diberi upah Rp 5 juta dan ongkos Rp 800 ribu oleh pemilik barang tersebut.

“Kamis (30/4) lalu sekira pukul 23.00 WIB saya dijemput dan disuruh seseorang yang bernama Sudirman untuk mengambil tas koper yang berisikan daun ganja kering untuk di antar ke Tante Solok di Solok Sumatera Barat. Imbalan yang saya terima Rp 5 juta dan uang transport sebesar Rp 800 ribu,” ujarnya.

Pria pengangguran ini mengaku nekat terlibat dalam bisnis ganja karena tergiur dengan imbalan besar yang diberikan Sudirman kepada dirinya. Bahkan, ia berencana uang yang diperoleh dari berbisnis ganja tersebut akan digunakan untuk kebutuhan hidup. “Ini merupakan yang kelima kalinya saya lakukan mengantar ganja dari Aceh ke Solok. Uang imbalannya saya pergunakan untuk kebutuhan hidup,” tandasnya. (bl)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s