Hasil Panen Padi Merosot di Purbatua

PadiPurbatua – Sejumlah petani di Desa Janji Nauli, Kecamatan Purba­tua, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) mengeluhkan hasil panen padi tahun ini merosot, akibat kerusakan tanaman pada masa pertumbuhan hingga masa panen.

“Hasil panen padi sawah tahun ini anjlok akibat tanaman mengalami kerusakan dan gangguan pertumbuhan sejak musim tanam hingga masa panen,” ujar salah seorang petani, Santa boru Marbun (45), saat ditemui Analisa di sela melakukan panen di sawahnya, Sabtu, (23/8).

Dia mengatakan, gangguan pertumbuhan dan kerusakan tanaman ini dise­babkan akibat kurangnya debit air ke areal persawahan, sehingga tanaman sering mengalami kekeringan dan pertumbuhan terganggu.

“Kondisi ini disebabkan saluran irigasi di hulu rusak dan jebol, sehingga air tidak dapat mengalir ke areal persawahan, tapi malah justru terbuang sia-sia,”katanya.

Senada disampaikan petani lain P. Marpaung. Dia mengatakan, kerusakan saluran irigasi ini sudah terjadi berbulan-bulan dan hingga kini belum ada dilakukan perbaikan oleh pihak terkait.

“Kerusakan saluran irigasi sudah berbulan-bulan tapi belum diperbaiki, situasi ini membuat ratusan hektar tanaman padi di daerah ini sejak masa pertumbunan hingga panen, kekeringan sehingga hasilnya,”ucapnya.

Menurutnya, setiap masa panen biasanya lahan persawahan petani mampu menghasilkan 120 hingga 140 kaleng bila menabur benih sebanyak 2,5 kaleng.

“Tapi panen kali ini, setengah yang diharapkan pun hasilnya tidak ada, panen kali ini benar-benar merugikan kami,” ujarnya.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat melakukan perbaikan saluran irigasi yang jebol sehingga musim tanam selanjutnya, pertumbuhan tanaman tidak lagi terganggu karena kekurangan air.

“Kita juga masyarakat disini sudah membuat laporan resmi ke pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Taput, agar segera melakukan perbaikan saluran irigasi yang rusak,” ucapnya sembari mengatakan daerah ini merupakan salah satu sentra pertanian padi sawah.

Kepala Dinas PU Kabupaten Taput, Anggiat Rajagukguk mengatakan, pihaknya belum mengetahui dan belum ada menerima laporan secara resmi terkaiat adanya kerusakan saluran irigasi di daerah itu.

“Pernah memang saya dengar, tapi tidak pasti, apakah di daerah itu kerusakan saluran irigasi atau di daerah Pahae laiinnya, karena laporannya belum ada masuk ke kita secara resmi,, tapi itupun kami akan cek ke lokasi dan kalau memang benar ada kerusakan saluran irigasi, supaya bisa segera diusulkan perbaikannya,” ucapnya kepada Analisa. (can)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s