Dibangun Tugu Toga Aritonang Berbiaya Rp 5 Miliar

TuguMuara – Guna melestarikan budaya leluhur nenek moyang dan mempererat persatuan antara sesama, Pomparan (keturunan-red) marga Toga Aritonang yakni Oppusunggu, Rajaguguk dan Tuan Simare membangun tugu.

Pembangunan tugu tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dipusatkan di Ambar Bolak Desa Aritonang Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, Sabtu (23/5) dihadiri ratusan utusan marga Toga Aritonang dari berbagai wilayah se Indonesia.

Irjen Pol (Purn) Edward Aritonang yang didamping Manohom H Aritonang Sekretaris Akaindo Sumut dan Ketua Panitia Bonapasogit Benget Aritonang kepada Analisa mengatakan, keterwakilan semua keturunan Toga Aritonang dari berbagai wilayah di Indonesia hadir menyaksikan langsung sekaligus menjadi saksi sejarah peletakan batu pertama tugu Toga Aritonang.

”Yang mana ditandai dengan penegasan pondasi tugu oleh masing masing utusan dari berbagai wilayah dengan rencana biaya Rp5 milyar atas gagasan dan kesepakatan keturunan Toga Aritonang di Bona Pasogit maupun di Perantauan,” terangnya.

Mantan Kapolda Jawa Tengah itu juga menjelaskan, pembangunan tugu dimaksudkan salah satu upaya mempersatukan pomparan Toga Aritonang yang ada di Bona Pasogit dan di perantauan, untuk peduli melestarikan budaya leluhur dan mempererat persatuan dan kesatuan antarsesama saling mengenal dan bahu membahu.

“Pembangunan monumen tersebut, membutuhkan dukungan dana sekitar Rp 5 milyar biaya pesta peresmian hingga selesai bersumber dari semua keturunan Toga Aritonang,” katanya. Pos koordinator Staf ahli (Korsahli) Mabes Polri itu juga merincikan, diharapkan dari momen pembangunan tugu tersebut, dapat menjadi media pemersatu dan semakin solid, dan tercipta sifat tolong menolong untuk membangun.

“Tidak hanya membangun tugu, namun secara simultan perlu memperbaiki sarana pendidikan sarana pendidikan, sarana kesehatan dan sarana lain dan perlu lebih di intensifkan sarana informasi mengenai pendidikan, pekerjaan melalui jaringan web site sebagai wadah berbagi,” tegasnya.

Secara khusus Edward juga meminta,bahwa dengan adanya persatuan dan kesatuan di Toga Aritonang akan melahirkan kekuatan bargaining, untuk menyikapi pembangunan ke Muara agar memiliki daya saing sehingga Muara menjadi pintu gerbang wisata dengan ketersedian infrastruktur jalan yang memadai dan pasilitas pendukung lainnnya.

”Artinya keberadaan tugu bisa membuat kehidupan masyarakat lebih positif, dan memiliki SDM dengan daya saing bukan hanya penonton,” tegasnya. Jhon Kennedy Aritonang juga mengharapkan, momentum pembangunan tugu Toga Aritonang sebagai simbol persatuan dan kesatuan generasi Toga Aritonang agar semakin solid dari setiap pergerakan pembangunan serta mampu bersaing dengan marga marga lainnya.

”Kita mau menunjukkan keturunan marga Aritonang itu solid. Kami harus menjadi bagian pembangunan. Tidak menjadi penonton, maka perlu persatuan dan kesatuan,” harapnya. Kennedy yang sekaligus pengusaha sukses itu juga menguraikan, dengan melihat dari aspek bisnisnya, kecamatan Muara diwarisi keindahan. Untuk mendukung segala aspek pembangunan terutama di sektor perawisata dengan integrasi dengan pemerintah.

”Dukungan kita sebagai anak rantau, ke depan akan kita gandeng investor dari luar daerah untuk berinvestasi di kecamatan Muara,” katanya.

Kennedy yang merupakan putra dari Sisoding tersebut juga menambahkan, dengan tersedianya Bandara Silangit yang diproyeksikan menjadi bandara internasional akan lebih memacu pertumbuhan sektor pariwisata lebih terbuka luas, sebab akan tersedia jalur penerbangan yang lebih luas. Perlu kesiapan masyarakat di dukungan perangkat infrastruktur. Maka dengan sendirinya industri pariwisata di Kecamatan Muara akan terbangun baik dari segi akseblity akan lebih mudah dijangkau.

“Maka akan semakin banyak kegiatan agenda parawisata, siap sebagai pelaku menyikapi fasilitas umum,restoran,hotel untuk mendukung pengembangan pariwisata yang ada,”ujarnya. Hal senada Mayjen (purn) Hasudungan Aritonang juga mengatakan, tugu Toga Aritonang menjadi wadah tempat berkomunikasi. Dengan komunikasi yang intensif akan diketahui sejauh mana posisi keturunan Toga Aritonang .

“Lihat saja dalam peletakan batu pertama ini setiap wilayah datang, kita melakukan komunikasi, setelah diresmikan nanti, selanjutnya akan dilaksankan pertemuan setiap sekali lima tahun. Dari situ kita akan mengetahui potensi-potensi yang ada di keturunan marga Toga Aritonang,” katanya.

Mantan Paspamres itu juga menambahkan, pembangunan tugu bukan hanya eforia, akan tetapi bagaimana marga Aritonang dapat mempersatukan pikiran untuk membangun pomparan Toga Aritonang lebih maju. Pembangunan tugu tersebut mampu menjadi ikon di Tapanuli Utara dilihat dari konstruksi bangunan dengan tinggi 33 meter mirip dengan menara Eiffel, dilengkapi dengan rencana pembangunan rumah sakit sebagai cita cita luhur untuk mempersatukan pomparan Toga Aritonang.

“Direncanakan, tahun depan akan rampung pembangunannya, rencana selanjutnya kita kombinasikan dengan Pemda, supaya ini termasuk aset objek wisata dari Pemkab Tapanuli Utara, seperti yang saya katakan menjadi ikon Taput dan akan menjadi tugu yang hidup. Jadi ada suatu memori ada tugu di Muara hingga dikenal di luar negeri,” harapnya. (ph)

Satu pemikiran pada “Dibangun Tugu Toga Aritonang Berbiaya Rp 5 Miliar

  1. Trimakasi kpad bapak kami sudah berhasil yg sudih kiranya memperkuat ikatan toga aritonang serta pembangunan kota wisata yg dia daķan d muara ,,, saya berharap smoga dalam kinerja ini smakin memper erat marga aritonang ,,smoga smakin sukksess ,,, horasss toga aritonang,,,,, saya anak putra daerah desa silando kec muara,taput,, masih menjenjang perkuliahan ,,

    Suka

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s