Pertimbangkan 5 Hal Ini Sebelum Rujuk dengan Mantan

KompasJika Anda menceritakan pada sahabat mengenai rencana untuk rujuk kembali dengan mantan kekasih, biasanya mereka akan mengungkapkan puluhan alasan bahwa ide itu buruk dan seharusnya Anda mencari pasangan baru.

Padahal, cukup banyak orang di sekitar kita yang berbaikan dengan si mantan bahkan bisa memiliki hubungan yang lebih baik dari sebelumnya. Menurut sebuah studi di Kansas, Amerika Serikat, lebih dari 40 persen pasangan yang sudah menikah pernah putus dan kemudian rujuk kembali hingga akhirnya menikah.

Meski begitu, tak sedikit pula pasangan yang rujuk kembali setelah putus merasa hubungannya tak seindah dulu. Karena itu sebelum Anda memutuskan untuk menjajaki untuk berbaikan kembali, sebaiknya pertimbangkan dulu apakah si mantan juga punya keinginan yang sama dengan Anda.

Jika memang ada peluang dan kedua belah pihak juga ingin berhubungan kembali, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

1. Jujur pada diri sendiri
Sebelum membuat langkah serius untuk rujuk kembali, Anda harus 100 persen yakin mengapa perlu melakukannya. Apakah Anda memang masih mencintainya, merindukannya, atau hanya kangen dengan acara malam mingguan?, Apakah ia memang orang yang cocok untuk diajak berkomitmen serius atau Anda hanya terlalu bergantung kepadanya? Masih banyak hal-hal mendasar lain yang perlu Anda gali secara jujur sebelum membuat keputusan.

2. Berteman dulu
Persahabatan adalah inti dari setiap hubungan. Putusnya hubungan bisa membuat Anda hanya mengingat hal-hal buruk tentang si mantan. Sebelum Anda berdua menjalin komitmen lagi, rencanakan beberapa kali kencan dengannya sehingga Anda bisa melihat apakah memungkinkan untuk “jalan bareng” lagi atau Anda berdua masih perlu berproses lagi dan sebaiknya menjadi teman saja.

3. Diskusi
Anda berdua putus karena beberapa alasan, karenanya perlu untuk mendiskusikan alasan-alasan itu secara jujur dan terbuka sehingga di kemudian hari topik itu tidak menjadi ganjalan. Aturan yang jelas akan memudahkan Anda berdua dalam menjalin hubungan yang baru.

4. Pelan-pelan
Meski Anda berdua sangat tergoda untuk mengatakan cinta kembali, tetapi hal itu tidak realistik. Ingatlah bahwa mungkin Anda berdua sudah berubah pada masa putus itu. Dari pada melihat hubungan itu sebagai pengulangan, berpura-puralah Anda sedang menjalin hubungan dengan pria yang baru dikenal.

Jangan berasumsi Anda sudah mengetahui semua tentangnya, tetapi buatlah usaha untuk belajar mengenali apa yang disukai dan tidak disukainya, serta kebiasan-kebiasannya. Cara ini bisa membuat Anda memulai semua dengan ringan.

5. Siapkan mental
Sadarilah bahwa ada kemungkinan hubungan Anda tak seindah seperti sebelumnya. Bagaimana pun hubungan yang baru ini perlu proses dan transisi. Karena itu jika hubungan ini tak sesuai dengan harapan, Anda perlu menyiapkan mental untuk berpisah kembali. (Kompas)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s