Bagi Pelamar CPNS, Jangan Sepelekan Materi Empat Pilar Kebangsaan

Sudah 2.000 Pelamar CPNS Pemprovsu
cpns1Jakarta – Bagi para pelamar tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), silakan belajar yang serius jika tak ingin gagal total.

Nah, agar materi yang dipelajari lebih fokus, perhatikan Peraturan Kepala BKN Nomor 9 tahun 2012 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan CPNS, yang di dalamnya memuat kisi-kisi soal tes CPNS.

Ada tiga kelompok soal Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang diujikan, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Masing-masing kelompok soal harus mencapai skor yang ditetapkan, dengan kata lain menggunakan passing grade. Kalau tidak memenuhi, formasi dibiarkan tetap kosong.

”Soal tes CPNS tidak saja untuk menguji kemampuan intelegensia, tetapi juga karakteristik pribadi seseorang, karena sebagai CPNS nantinya harus bisa melayani masyarakat. Selain itu, CPNS juga harus memahami dan menjiwai hal-hal terkait dengan wawasan kebangsaan,” kata Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPAN-RB) Tasdik Kinanto kepada wartawan di Jakarta, kemarin (29/9).

TKD dimaksudkan untuk menggali pengetahuan, keterampilan,dan sikap/perilaku peserta ujian yang meliputi wawasan nasional, regional, dan internasional maupun kemampuan verbal, kemampuan kuantitatif, kemampuan penalaran, kemampuan beradaptasi, pengendalian diri, semangat berprestasi, integritas, dan inisiatif.

Untuk tes Wawasan Kebangsaan, ini menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nilai nilai 4 Pilar Kebangsaan Indonesia yang meliputi : Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, hineka Tunggal Ika; dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Materi yang diujikan menyangkut antara lain sistem tata negara Indonesia, baik pada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sejarah perjuangan bangsa, peranan Bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, dan kemampuan berbahasa indonesia secara baik dan benar.

Sementara, tes Intelegensi Umum dimaksudkan untuk menilai Kemampuan verbal yaitu kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tertulis Para peserta tes CPNS juga perlu belajar matematika dasar. Karena sesuai Peraturan Kepala BKN Nomor 9 Tahun 2012 itu, juga disebutkan adanya materi kemampuan numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka.

Para peserta juga akan diukur Karakteristik Pribadi-nya untuk menilai integritas diri, semangat berprestasi, orientasi pada pelayanan, dan sebagainya.

Sedagkan Tes Kompetensi Bidang (TKB) dimaksudkan untuk mengukur kemampuan dan jabatan atau pekerjaan. Bagi pelamar Guru Matematika misalnya, materi ujian pengetahuan substansi yang berkaitan dengan pendidikan matematika.

Nah, khusus tenaga tertentu, juga ada ujian praktek. Contoh ujian praktek untuk jabatan di bidan. Juga untuk tenaga SAR harus memiliki kemampuan berenang dan mendaki gunung. Untuk jabatan Pranata Komputer harus memiliki kemampuan mengoperasionalkan dan atau membangun aplikasi komputer.

Sudah 2.000 Pelamar CPNS Pemprovsu
Sementara, hingga saat ini sudah 2000 orang peserta CPNS yang mengirimkan lamarannya ke kantor Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara Jalan Pangeran Dipenogoro melalui via kantor di seluruh Sumatera Utara.

“Dari 2.000 pelamar CPNS tersebut, yang paling banyak pelamar formasi peserta CPNS dari keseluruhan diantaranya tenaga para medis (perawat),” pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Pandapotan Siregar, Minggu (29/9).

Namun, Pandapotan mengaku belum menerima laporan jumlah pelamar secara rinci.
“Kita belum tahu jumlah pelamar CPNS untuk pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara merinci. Data tersebut ada di kepala bidang pengadaan,” tegas Pandapotan.

Pandapotan juga mengatakan bahwa jumlah pelamar CPNS untuk para medis yang sudah masuk ke panitia CPNS Pemprovsu mencapai seribuan pelamar.

Sementara itu Pemprovsu hanya menampung sebanyak 329 orang. Untuk formasi tenaga guru sebanyak 16 orang yang terdiri dari: Guru SLB Tuna Rungu Wicara dengan kualifikasi pendidikan S1 PLB sebanyak 4 orang. Untuk 2 orang guru SLB Negeri ditempatkan di Padang Lawas Utara dan SLB Negeri Batang Angkola Timur.

Untuk tenaga guru SLB Tuna Netra dengan kualifikasi pendidikan S1 PLB sebanyak 4 orang. 2 orang guru SLB Negeri akan ditempatkan di Padang Lawas Utara dan 2 orang di SLB Negeri Batang Angkola Timur.

Sedangkan guru SLB Tuna Grahita dengan kualifikasi pendidikan S1 PLB sebanyak 4 orang. 2 orang SLB Negeri ditempatkan di Padang Lawas Utara dan 2 orang di SLB Negeri Batang Angkola Timur.

Sementara untuk guru SLB Tuna Daksa dengan kualifikasi pendidikan S1 PLB sebanyak 4 orang. 2 orang SLB Negeri ditempatkan di Padang Lawas Utara dan 2 orang di SLB Negeri Batang Angkola Timur. Lalu untuk tenaga kesehatan dibuka formasi sebanyak 165 orang.

Kemudian untuk Tenaga Teknis diterima148 orang. Penyuluh Pertanian (S1) Pertanian (Agroekoteknologi) sebanyak 5 orang, penempatan di Badan Koordinasi P3 dan Kehutanan. Pengelola penyelenggaraan pengelolaan Tanaman Pangan dengan (S1) Pertanian (Agroekoteknologi) sebanyak 5 orang, penempatan di Badan Ketahanan Pangan.

Pengawas Benih Tanaman (S1) Pertanian (Agroekoteknologi) sebanyak 25 orang, penempatan di Dinas Pertanian. Penyuluh Peternakan (S1) Peternakan sebanyak 13 orang, penempatan di Badan Koordinasi P3 dan Kehutanan.

Pengevaluasi Penyelenggaraan Pengelolaan Peternakan (S1) Peternakan sebanyak 8 orang, penempatan di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Penyuluh Perikanan (S1) (Teknologi Hasil Perikanan) sebanyak 5 orang, penempatan di Badan Koordinasi P3 dan Kehutanan. Pengawas Perikanan (S1) Perikanan (Teknologi Hasil Perikanan) sebanyak 8 orang, penempatan di Dinas Kelautan dan Perikanan.

Penyuluh Kehutanan (S1) Kehutanan sebanyak 5 orang, penempatan di Badan Koordinasi P3 dan Kehutanan. Pengawas Eksosistem Hutan (S1) Kehutanan sebanyak 7 orang, penempatan Dinas Kehutanan. Penata Ruang (S1). Arsitektur sebanyak 3 orang, penempatan di Dinas Penataan Ruang dan Pemukiman. Pengawas Lingkungan Hidup (S1) Teknik Lingkungan sebanyak 8 orang, penempatan Badan Lingkungan Hidup.

Pengawas Teknik Jalan dan Jembatan (S1) Teknik sebanyak 15 orang, penempatan di Dinas Bina Marga. Pengawas Teknik Pengairan(S1) Teknik Sipil sebanyak 15 orang, penempatan di Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air. Penerangan (S1) Teknik Industri sebanyak 8 orang, penempatan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan, 2 orang di UPT Metrologi Medan, 2 orang di UPT Metrologi Pematang Siantar, 2 orang di UPT Metrologi Sibolga, dan 2 orang di UPT Metrologi Rantau Prapat(S1).

Teknik Elektro sebanyak 8 orang dengan penempatan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan, 2 orang di UPT Metrologi Medan, 2 orang di UPT Metrologi Pematang Siantar, 2 orang di UPT Metrologi Sibolga, dan 2 orang di UPT Metrologi Rantau Prapat;

Penguji Mutu Barang dengan kualifikasi S1 Teknik Kimia sebanyak 8 orang, penempatan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan, UPT Balai Penguji Mutu Barang Medan. Kemudian khusus untuk Formasi Pelatih Olahraga diambil dari atlet yang berprestasi. (sam/rud/smg)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s