Bandara Silangit Termasuk Bandara Tertua di Indonesia

BandaraSilangit – Bandara Silangit di Tapanuli Utara merupakan salah satu bandara tertua di Indonesia dan memiliki sejarah yang sangat panjang. Demikian disampaikan Letjen TNI (Purn) DR TB Silalahi, SH saat mendarat di Bandara Silangit dalam penerbangan perdana Wings Air dari Batam ke Silangit,Siborongborong,  Jumat (6/9).

“Dimulai ketika Jepang hampir kalah di Perang Dunia II pada tahun 1944, dimana semua armada pesawat tempurnya di Sumatera bagian Utara dipindahkan ke Bandara Silangit. Pada waktu itu landasannya masih dari rumput karena jenis pesawatnya juga masih ringan,” ungkap TB Silalahi.

Ditambahkannya, Presiden RI pertama Ir Soekarno juga sudah pernah mendarat di Bandara Silangit pada tahun 1950-an.

Waktu itu saya masih duduk di bangku SD dan ikut menyambut kedatangan Presiden Soekarno bersama rakyat Tapanuli,” kenangnya.

Kondisi Bandara Silangit yang kemudian kurang mendapat perhatian, membuat TB Silalahi sejak tahun 2005 mendorong agar pembangunan Bandara Silangit dijadikan salah satu prioritas. Termasuk dengan mendatangkan Presiden SBY ke Tapanuli dan mendarat di bandara tersebut.

“Secara geografis, empat (4) kabupaten yakni Tapanuli Utara, Toba Samosir, Samosir, dan Humbang Hasundutan adalah daerah deadlock atau terkunci. Karena tidak ada akses ke laut, sementara perjalanan darat harus ditempuh hingga 6-7 jam dengan kondisi jalan yang kurang bagus. Karena itu, solusi alternatifnya adalah lewat jalur udara,” paparnya.

Sebab itu, pihaknya berharap dengan dibukanya rute penerbangan dari Batam ke Silangit, juga akan memberi kesempatan pengembangan daerah di 4 kabupaten tersebut dalam menumbuhkan perekonomian termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Orang Batak yang tinggal diperantauan, seperti Jabodetabek dan Batam sangat banyak, tetapi mereka enggan pulang ke kampung halaman karena akses darat yang cukup jauh dari Kota Medan ke kampungnya. Selain itu kondisi jalan yang kurang bagus. Sehingga, dengan dibukanya rute penerbangan ini maka akses untuk pulang kampung semakin mudah dan cepat,” serunya penuh semangat. Begitupun, pihaknya berharap Wings Air dapat belajar dari pengalaman maskapai penerbangan sebelumnya, yang sudah pernah mencoba rute tersebut namun berhenti di tengah jalan.

“Semoga Orang Batak juga dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk akses pulang kampung dengan cara cepat dan mudah. Begitu juga bagi para pebisnis, tentunya,” pungkas TB Silalahi yang ikut dalam penerbangan perdana tersebut bersama Direktur Umum Lion Air Eduard Sirait. (rel/ss)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s