Ciptakan Ketahanan Pangan yang Kuat

SIMALUNGUN – Atas berbagai permasalahan petani du Kabupaten Simalungun yang berdampak pada ketahanan pangan, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K dan Hanpang) diharapkan terus memainkan peran sebagai penggerak pembangunan ketahanan pengan.

Kepala BP4K dan Hanpan Kabupaten Simalungun Ir Debora Hutasoit MSi saat acara pertemuan Dewan Ketahanan Pangan (DKP) 2013 di Simalungun City Hotel Pamatang Raya, Selasa, (2/7) mengatakan, pertemuan tersebut membahas tentang tugas dan fungsi DKP serta membahas permasalahan pangan di lapangan.

Menurut Debora, untuk mendukung ketersediaan pangan, sangat dibutuhkan kerjasama berbagai instansi dan tidak hanya BP4K dan Hanpang. Pengaturan pola tanan dan tertib tanam (P2T3) sejak tingkat kecamatan perlu dipacu dan para DKP kecamatan agar langsung memimpin serta melakukan koordinasi dengan para penyuluh dan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pertanian di wilayahnya masing-masing.

“Dengan adanya kerjasama dari berbagai instansi, maka dapat mengatasi berbagai masalah petani, seperti pertemuan ini yang diikuti para camat selaku DKP di kecamatan, koordinator penyuluh selaku sekretaris DKP di kecamatan, BMKG Parapat, BPS dan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). Semua tim ini diharapkan mendukung percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal,” ujarnya.

Bupati Simalungun selaku Ketua DKP Kabupaten Simalungun dalam arahannya yang dibacakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Johannes SP mengatakan, dalam menciptakan ketahanan pangan yang kuat di Kabupaten Simalungun, para camat selaku DKP di kecamatan diharapkan mampu memainkan dua peran utama, yaitu sebagai primer mover (penggerak utama, red) pembangunan ketahanan pangan dan sebagai integrator (penyambung, red) berbagai organisasi perangkat pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Bupati menambahkan, salah satu tugas dan prioritas yang harus harus dicermati oleh DKP adalah berjuang keras menterjemahkan Peraturan Presiden (Perpres) No 22 tahun 2009 tentang percepatan penganekaragaman komsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.

Untuk mendukung percepatan penganekaragaman komsumsi pangan, dalam bimbingan dan arahan itu, bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Simalungun sejak 2010 lalu telah melaksanakan kegiatan di 15 kecamatan pada 30 nagori/desa dan untuk tahun 2013 program kegiatan yang sama dengan konsep kawasan rumah pangan lestari (KRPL) dilaksanakan di 6 kecamatan pada 14 nagori. (rah)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s