Jelang Pilkada Taput, Masyarakat Diminta Kritis Terhadap Janji Balon Bupati

Tarutung – Masyarakat Taput diminta lebih kritis atau tidak langsung percaya terhadap ucapan atau janji para bakal calon (balon) Bupati Taput. Pasalnya, janji para balon banyak tidak sesuai saat berkampanye dengan setelah mempunyai jabatan.

Praktisi Hukum Roder Nababan SH kepada wartawan, Rabu (26/6) mengatakan, masyarakat harus lebih kritis dan tidak langsung menelan bulat-bulat janji para balon bupati. “Masyarakat harus lebih berpikir jauh kedepan terhadap visi dan misi yang disampaikan para calon.

Contohnya, tidak akan menerima uang terhadap PNS yang akan menduduki jabatan tertentu,” sebutnya.

Dia menerangkan, setelah mendengar ucapan dari para balon bupati saat dialog terbuka tentang tidak menerima uang dari PNS yang akan menduduki sebuah jabatan, ia kurang mempercayai hal tersebut. Sama halnya dengan masyarakat, harus bisa mencerna atas ucapan serta janji-janji mereka.

“Janji tidak meminta uang kepada PNS yang akan menduduki jabatan, saya rasa itu kurang menarik. Apalagi Bupati yang mempunyai wewenang untuk menentukan siapa pejabatnya. Selain itu, banyak juga PNS yang ingin menduduki jabatan tinggi, bahkan dengan uang pun PNS tersebut siap menerima,” ungkap Nababan.

Roder mengatakan, ditengah arus politik saat ini, sebaiknya para balon bupati harus memberikan tindakan nyata dan bukan janji. Misalnya, bupati mau melepaskan sebagian kekuasaannya dalam mengangkat pejabat dan menyerahkannya kepada Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat).

”Apabila seorang PNS harus memberikan uang dulu untuk menjabat, tentunya dia pun tidak akan fokus dalam bekerja. PNS tersebut hanya memikirkan uang kembali dan bagaimana cara agar memiliki jabatan yang tinggi. Padahal yang dibutuhkan masyarakat ada perubahan dan perkembangan Taput yang semakin maju,” terangnya.

Menurut dia, seorang PNS yang akan dipilih untuk menjabat harus berkompeten sesuai dengan kemampuannya. Sehingga program pembangunan di Taput lebih terarah dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Sebelum salah memilih dan merusak citra pembangunan Taput lima tahun kedepan, masyarakat harus lebih kritis dan aktif menilai siapa yang layak memimpin daerah ini,” sebut Nababan.

Sekadar diketahui, sejumlah balon bupati/wabup Taput baru-baru ini menggelar dialog terbuka. Mereka berjanji tidak akan menerima uang dari PNS untuk menduduki posisi jabatan tertentu.(Cr-02/mua)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s