Bandara FL Tobing, Layak Didarati Bombardier Garuda

bandara Pinang SoriTAPTENG – Kepala Dinas Perhubungan Infomasi dan Komunikasi (Dishub Infokom) Tapteng Binton Simorangkir menyatakan, Bandara Dr FL Tobing Pinangsori Tapteng layak didarati pesawat jet CRJ Bombardier milik PT Garuda Indonesia Airlines, yang berencana membuka rute penerbangan dari dan ke bandara tersebut.

“Dari hasil survei tim Garuda dan teknis Dirjen Perhubungan Udara kemarin, Bandara Pinangsori sudah layak didarati Bombardier. Hanya saja masih perlu pelengkapan fasilitas seperti tower, refuel (pengisian bahan bakar pesawat/aftur), ATC (air traffic control), serta pelebaran terminal kedatangan dan keberangkatan. Itu yang diminta Garuda,” ujar Binton usai mendampingi tim survei, kemarin.

Atas kelengkapan fasilitas penerbangan standar Garuda itu, Binton menyatakan akan berusaha keras memenuhinya. “Pada dasarnya pemerintah daerah sangat mendukung peningkatan fasilitas bandara. Kami juga akan coba mendekati PT Pertamina soal penyediaan refuel,” ujarnya.

Binton mengatakan, pihak Garuda sendiri tertarik untuk masuk ke Bandara Pinangsori. Sedangkan rute yang direncanakan sementara yakni Jakarta-Medan-Pinangsori PP. Namun untuk rute Jakarta-Pinangsori masih dipertimbangkan menunggu tersedianya fasilitas refuel.

“Di samping kami berusaha melengkapi fasilitas itu, tentunya kami juga meminta dukungan dan doa masyarakat seluruhnya. Sebab, dengan masuknya Garuda maka akses ke daerah semakin terbuka lebar. Apalagi untuk dunia pariwisata Tapteng nantinya,” pungkas Binton.

Sebelumnya, Kepala Bandara Dr FL Tobing Pinangsori Tapteng Paul B Sianturi mengatakan, dari potensi penumpang Pinangsori-Jakarta-Pinangsori, Paul yakin untuk jangka pendek dapat terisi 70 persen dari 98 sheet pesawat bombardier. Apalagi targetnya tahun ini, Bandara Pinangsori akan memberangkatkan dan menerima kedatangan sekitar 60 ribu penumpang.

“Untuk jangka pendek saya yakin bisa dapat 70 persen. Apalagi dengan dukungan pemerintah daerah sekitar, di mana Bandara Pinangsori dikelilingi 12 kabupaten/kota, dan program pariwisata Tapteng saat ini,” ucap Paul, baru-baru ini.

Bandara FL Tobing kini memiliki runway 30 meter x 2.260 meter, taxiway 150 m, dan apron 113 m, luas terminal 300 m2 dan kargo 1.000 m2. Dilengkapi juga dengan fasilitas seperti alat telekomunikasi penerbangan VHF transceiver, tower set, recorder, HF/SSB transceiver, handy talky, dan PABX. Fasilitas navigasi udara NDB MR, radio receiver, dan DME. Fasilitas bantu pendaratan PAPI, runway light, dan approach light/MALS.

Lalu fasilitas keamanan dan kespen metal detector, X-Ray cabin, X-ray bagage, dan walkthrough. Fasilitas audio visual publik address system/PAS (PA amplifier, tape recorder, DVD player, MIC system, UPS), grafik sign, flight information display system (FIDS), dan TV plasma.

Kemudian, fasilitas PKP-PK rescue car, ambulans dan foam tender. Fasilitas alat-alat besar seperti kendaraan roda 4 dan 2, dump truck, tracktor, riding mower, dan grass sweeper collector. Serta fasilitas penunjang penerbangan seperti genset, ACOS, jaringan distribusi listrik, AC, pompa air elektrik, sirine, dan flood light. (mora)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s