Tiket Polonia-Silangit Habis Terjual

Siborongborong – Tiket pesawat terbang dari Polonia Medan tujuan Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, saat ini sudah habis terjual hingga jadwal penerbangan tanggal 6 Januari 2012.
”Untuk mengantisipasi jumlah ledakan penumpang, pihak Bandara Silangit telah mengajukan permohonan penambahan penerbangan kepada perusahaan Susi Air,” kata Kepala Bandara Silangit, Poltak Siburian di Silangit, Rabu (28/12).
Ia mengatakan, saat ini pihaknya cukup kewalahan dalam memenuhi pemesanan tiket akibat banyaknya jumlah pemudik yang ingin memanfaatkan fasilitas sarana perhubungan udara tersebut.
Memang, kata dia, permohonan penambahan penerbangan ekstra selain penerbangan rutin yang berlangsung setiap hari sudah mereka ajukan ke pihak perusahaan penerbangan Susi Air, sehubungan liburan Tahun Baru.
Namun masalah keputusan yang ditentukan, lanjut dia, tergantung manajemen perusahaan tersebut, mengingat jumlah penerbangan ke daerah lain pun mengalami lonjakan penumpang yang cukup signifikan, seperti tujuan penerbangan ke Nias.
Meski permintaan pemesanan tiket dari calon penumpang cukup melonjak, pihaknya tidak memberlakukan kenaikan tarif ongkos pesawat, dan tetap sama seperti hari-hari biasa, yakni Rp387 ribu.
Ia mengatakan, saat ini, secara rutin penerbangan dari Bandara Silangit tujuan Polonia Medan pergi pulang berlangsung setiap hari, kecuali setiap hari Kamis, karena adanya penerbangan tambahan ke Nias menggunakan pesawat jenis Casa milik PT Nusantara Buana Air (NBA).
”Penerbangan reguler dari Bandara Silangit tujuan Polonia Medan, menggunakan pesawat Susi Air jenis Caravan,” katanya.
Poltak menilai, transportasi udara merupakan pilihan cukup tepat dan efisien, meski konsekwensinya harus membayar harga tiket pesawat dengan tarif yang relatif lebih mahal jika dibandingkan ongkos menggunakan kendaraan lewat jalan darat.
Bakal jadi
Bandara Internasional
Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara, rencananya akan dijadikan sebagai bandara internasional untuk memudahkan akses transportasi udara ke kawasan sekitar Danau Toba.
“Total nilai investasi untuk menjadikan status bandara Silangit menjadi bandara bertaraf internasional diperkirakan memerlukan dana sebesar Rp 245 miliar,” kata Kepala Bandara Silangit, Poltak Siburian di Silangit, Rabu (28/12).
Ia mengatakan, saat Direktur Keuangan PT Angakasa Pura II Laurensius Manurung berkunjung ke Bandara Silangit, akhir bulan lalu, rencana tentang pembangunan bandara tersebut telah dipaparkan.
Menurut dia, pembangunan “land side” memerlukan dana paling besar, yakni sekitar Rp 125 miliar, dengan rincian, pembangunan terminal penumpang sebesar Rp80 miliar dan untuk fasilitas X-ray bagasi sebanyak Rp20 miliar serta infrastruktur lainnya sejumlah Rp25 miliar.
Pembiayaan “Airside” bagi pembuatan landasan pacu (runway) (2.250 meter x 30 meter) sebesar Rp50 miliar, Taxiway A (75 meter x 15 meter), Taxiway B (150 meter x 23 meter) Apron A (60 meterx 40 meter), Apron B (150 meter x 80 meter) sebesar Rp25 miliar serta fasilitas lainnya sejumlah Rp20 miliar.
Selain itu, kata dia, untuk melengkapi “airport supporting” diperlukan dana sebesar Rp20 miliar serta “planning general” sebesar Rp5 miliar, hingga total keseluruhannya mencapai Rp245 miliar.
“Untuk merubah bandara Silangit hingga bisa menjadi bandara bertaraf internasional memerlukan investasi cukup besar guna membangun sejumlah infrastruktur dan fasilitas dibutuhkan lainnya,” ujarnya.
Dikatakannya, rencana mewujudkan bandara Silangit menjadi bandara bertaraf internasional, kemungkinan besar akan mencontoh konsep bandara Thailand di Samui Airports yang memiliki fasilitas terminal seperti di hotel.
Saat ini, lanjut Poltak, bandara yang terletak di Kecamatan Siborong-borong itu memiliki landasan pacu sepanjang 2.250 meter – 30 meter, Taxiway A (75 meter x 15 meter), Taxiway B (150 meter x 23 meter).
“Selain itu, Bandara Silangit memiliki Apron A (60 meter x 40 meter ), Apron B (150 meter x 80 meter) untuk kapasitas pesawat type B737-500/ F-100/ ATR-70/ CN325 serta terminal A (100 M2) dan terminal B (200 M2),” katanya. (eks/ant/int)

2 pemikiran pada “Tiket Polonia-Silangit Habis Terjual

  1. Guga Pardede

    Dalam artikel di atas, disebut biaya rencana pembuatan ladasan pacu 2.250 x 30 meter biayanya Rp 50 milyar. Kenapa ini diperlukan lagi ? Kan landasan pacu sekarang yang sudah ada persis berukuran sekian.

Berikan Saran atau Informasi anda pada Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s