Upacara Sumpah Pemuda Molor, Puluhan Pelajar Pingsan

Tarutung – Puluhan pelajar tingkat SMP dan SMA tiba-tiba jatuh pingsan saat mengikuti upacara bendera memperingati HUT ke-83 Sumpah Pemuda, Jumat (28/10). Mereka yang pingsan rata-rata pelajar yang sudah hadir di Lapangan Serbaguna sejak pukul 08.00 WIB, sementara upacara molor dari jadwal yang ditentukan pukul 08.00 WIB jadi pukul 10.00 WIB.
Pantauan wartawan, puluhan pelajar tumbang satu per satu beberapa menit setelah upacara dimulai. Peristiwa itu sempat membuat pelajar lainnya tidak konsentrasi mengikuti upacara melihat teman-teman mereka pingsan satu per satu. Mereka tumbang saat pengibaran bendera merah putih.
Oleh petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, mengangkat pelajar menuju mobil ambulans yang disiagakan di belakang lapangan. Di sana mereka ditangani petugas medis dan diminta istirahat. Namun, beberapa menit kemudian, jumlah peserta yang pingsan pun makin bertambah saat Kapolres Taput, AKBP IKG Widjatmika membacakan pidato.
Tim medis dari Dinas Kesehatan dan RSUD Tarutung dr Engel Simanjuntak, usai merawat para korban kepada wartawan di lapangan upacara mengatakan, peserta yang pingsan berjumlah 12 orang.
“Kebanyakan mereka yang jatuh pingsan perempuan. Penyebabnya, karena lapar, pusing disebabkan kelamaan berdiri (sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB),” kata dr Engel.
M Simanjuntak, salah seorang siswi kelas VII SMP Negeri I Tarutung kepada wartawan setelah siuman mengatakan, badannya mulai lemas karena terlalu lama berdiri di bawah terik matahari. Ia mengaku berangkat dari rumah pukul 07.00 WIB karena upacara akan dimulai pukul 08.00 WIB. Namun, upacara malah molor dari jadwal yang ditentukan yakni pukul 10.00 WIB. Sementara mereka sudah berdiri sejak pukul 08.00 WIB di Lapangan Serbaguna.
“Sebelumnya saya sarapan dari rumah. Hanya karena kelamaan berdiri saja menunggu upacara dimulai, tiba-tiba aku merasakan kepalaku berat dan pusing,“ terang M Simanjuntak dengan suara lesu.
Upacara Sepi
Peringatan hari Sumpah Pemuda tahun ini sedikit lebih sepi dibandingkan tahun sebelumnya. Karena pesertanya sedikit. Selain tidak dihadiri sejumlah pejabat teras seperti Kepala Kejaksaan Negeri Tarutung, Ketua Pengadilan Tarutung, Wakil Bupati Taput juga tidak dihadiri oleh sejumlah Ketua dan Pimpinan OKP (organisasi kemasyarakatan) yang bernaung pada Komite Nasional Pemuda Indonsia (KNPI) Taput.
Ketua KNPI Taput, David Hutabarat mengatakan, dari 19 OKP di bawah naungan KNPI hanya 5 OKP yang hadir. Yakni, GAMKI, GMKI, AMPI, FKPPI, GM KOSGORO dan Pemuda Katolik. Sedangkan 14 OKP lainnya tidak hadir.
Sebelumnya, upacara diisi dengan dengan pembacaan teks Pembukaan UUD 1945 oleh Adi Sinaga, pembacaan teks Keputusan Kongres pemuda oleh Janpi Simorangkir, juga diisi dengan barisan Bhinneka Tunggal Ika.
Upacara peringatan ini dipimpin Inspektur upacara (Irup) Kapolres Taput AKBP IKG Widjatmika dan dihadiri Bupati Taput Torang Lumbantobing, Ketua DPRD FL Simanjuntak, Ketua PDI-Perjuangan Taput Ottoniyer Simanjuntak, Kakan Kesbang Taput Longgos Pandiangan, Dandim 0210/TU, dan Pimpinan SKPD. (Metro/bl/des)

Satu pemikiran pada “Upacara Sumpah Pemuda Molor, Puluhan Pelajar Pingsan

Berikan Saran atau Informasi anda pada Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s