Kepolisian Perkecil Gerak Calo

Jakarta — Memasuki arus mudik Lebaran 2010, pihak Polres Metro Jakarta Timur memperketat penjagaan di lima titik rawan di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Tiga CCTV pun disiapkan untuk membatasi gerak calo tiket yang merugikan masyarakat.

“Sekarang calo sudah kami awasi sangat ketat. Bisa dilihat di setiap sudut ada penjagaan polisi. Kami sebar polisi di lima titik rawan dan ada dua CCTV juga,” ujar Kapolres Jakarta Timur Kombes Sadil, Minggu (5/9/2010), saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta.

Sebanyak 216 personel, yang terdiri dari 76 anggota Polri, 59 orang dari unsur masyarakat, dan 78 orang dari satuan samping disiapsiagakan untuk mengamankan arus mudik di Terminal Kampung Rambutan.

“Dari pihak kepolisian sudah mewaspadai tindak kriminalitas, termasuk calo, di Kampung Rambutan dengan menurunkan tim berseragam ataupun yang menggunakan pakaian preman,” ujar Kapolres.

Kepala Terminal Kampung Rambutan Silvana pun memastikan bahwa para calo tidak bisa berkutik dengan hadirnya anggota polisi dan unsur lain di tiap sudut terminal. “Pengamanan sudah sangat kami perhatikan, sampai kemarin belum ada laporan masyarakat terkait calo,” tandasnya.

Hingga kini, kondisi Terminal Kampung Rambutan sudah mulai ramai meski masih belum mencapai puncaknya. Puncak arus mudik di terminal ini diprediksi terjadi pada H-3, di mana 750 bus disiapkan untuk mengangkut sekitar 30.000 pemudik. (Kompas)

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s