Ikan Sioto Diekspor hingga ke Luar Negeri

Balige – Ikan Gurapu atau sering disebut ikan sioto ternyata bisa hidup dan berkembang biak di perairan Danau Toba. Pasalnya, ikan ini tidak hanya diperjualbelikan di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), namun diekspor hingga ke luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.

Menurut masyarakat Tobasa, dulunya ikan sioto ini tidak pernah ditemukan di perairan Danau Toba, namun berkat perhatian dan kebaikan Letjend (Purn) TB Silalahi, bibit ikan sioto beberapa tahun lalu ditabur ke Danau Toba. Dan saat ini, ikan itu tumbuh dan berkembang biak yang akhirnya meningkatkan pendapatan masyarakat Tobasa khususnya yang tinggal di pinggiran Danau Toba.

Warga mengaku, begitu melihat ikan sioto itu merasa aneh dan ngeri. Karena seluruh badannya tampak hitam dan seram. Namun setelah diinformasikan dan disosialisasikan pemerintah bahwa ikan sioto itu memiliki gizi yang tinggi untuk otak dan tubuh manusia serta memiliki kadar kolesterol rendah, masyarakat membudidayakan ikan tersebut.

Oloan Silalahi, warga Desa Patane, Kecamatan Porsea, salah satu penampung ikan Sioto mengatakan, selain menjual ke Medan, pihaknya juga mengekspor ikan sioto ke Malaysia dan Singapura. “Kita menampung ikan sioto yang dijual masyarakat, setelah terkumpul barulah kita ekpor ke luar negeri,” katanya.

Menurut Oloan, dia mampu membeli ikan sioto dari masyarakat Rp50.000 per kilogram, asalkan ikan tersebut sudah dewasa atau memiliki berat badan di atas 4 ons per ekornya. Meski demikan, bukan berarti, ikan yang masih kurang dari 4 ons tetap ditampung dengan harga yang berbeda untuk dikembangkan dikeramba miliknya atau dijual ke Medan. “Kalau ikan sioto yang kita ekspor harus memiliki berat di atas 4 ons, dalam kondisi hidup dan sehat,” ucapnya.

Di akuinya, harga jual ke luar negeri lumayan tinggi, per kilogramnya bisa mencapai Rp200.000 per kilogram. Selain memakan biaya yang cukup besar untuk mengekpor ikan sioto ke luar negeri, dia juga harus terlebih dahulu mengumpukan ikan sioto hingga 50 kg. “Kita kumpulkan dulu di tempat ini, setelah mencapai 50 kg atau lebih, barulah kita kirim ke luar negeri,” kata Oloan sembari mengaku untuk kelancaran bisnis tersebut, pihaknya menjalin kerja sama dengan perusahaan Arikingking di Singapura.

R br Sitompul, warga Muara yang baru saja selesai menjual ikan sioto kepada Oloan mengatakan, ikan sioto yang dijualnya merupakan hasil pancingan suaminya dari perairan Danau Toba. “Lumayan, hasil penjualan ikan sioto ini bisa menambah penghasilan rumah tangga kami,” ucapnya. (Kompas/Cos)

Satu pemikiran pada “Ikan Sioto Diekspor hingga ke Luar Negeri

Berikan Saran dan Informasi anda di Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s