BORSAK MANGATASI NABABAN

ULOS NabAbAN

Selamat Datang di Situs NabABaN

kami menerima artikel dan laporan kegiatan untuk dipublish ke situs Nababan dengan mengirim e-mail ke: tuannahoda@yahoo.co.id, ramlannababan@yahoo.com, tuannahoda@gmail.com
photo_berikut.jpgTabe mardongan tangiang ma di hita saluhutna marga Nababan & Boru. Terima kasih telah menunjungi website ini. Website ini masih merupakan prototype untuk website yang baru. Sengaja diluncurkan dengan beberapa pages yang masih under construction agar kita sama-sama memberikan kontribusi bagi pengembangan website ini berupa saran dan kritik di situs : http://nababan.wordpress.com http://tuannahoda.blogspot.com ini, Tuhan memberkati. Horassss! Salam dari Pemred : R Nababan, AMd

Raksa ni angka Ulos Batak

Akka on ma ragam ni ulos Batak napinangke ni omputta naparjolo :

  1. Ulos Mangiring
  2. Ulos Mangiring Pinarsungsang
  3. Ulos Bintang Marotur
  4. Ulos Godang (sadum angkola)
  5. Ulos Ragihotang (namasa saonari)
  6. Ulos Sitoluntuho
  7. Ulos Bolean
  8. Ulos Sibolang
  9. Ulos Ragidup Narara
  10. Ulos Ragidup Silinggom
  11. Ulos Pinussaan
  12. Ulos Surisuri Togutogu
  13. Ulos Surisuri Ganjang

Jala induk ni ulos sude di tano Batak ima Ulos Sande Hudiman na langsung di tenun sian kain sutera malam, holan dua helai do adong di tano batak on, ima Ulos Sande Hudiman si pitu hasta (di Siborongborong do on nuaeng jala nunga sangat buruk be namaniop Pomparan Ni Oppu Rajanauli do)dohot Ulos Sande Hudiman si tolu hasta (di Hutatinggi Laguboti ditiop Ugamo Parmalim), jala onma goar ni ulos naparjolo sahali di Tano Batak.

Dahulu ulos adalah sesuatu yang sakral dan sangat tinggi nilainya di dalam adat Batak. Ulos dirajini sepenuhnya dari benang yang diciptakan dari tumbuh-tumbuhan dan pewarna alami. Penenunannya pun dilakukan dengan tangan sehingga memakan waktu yang sangat lama untuk menyelesaikan satu lembar. Secara tradisional, ruang tenun terletak di kolong rumah-panggung penenun, yang yang secara tradisonal adalah perempuan.

Dengan lahirnya mesin tenun, ‘ulos mesin’ menjadi lumrah dan murah. Begitu apik tenunan mesin-mesin itu sehingga ‘ulos halus’ bukan lagi sesuatu yang harus dibeli mahal. Inilah awal pudarnya kejayaan ulos asli hasil tenunan tangan para pengrajin tradisional. Dengan menurunnya minat akan ulos asli, menurun pula minat warga untuk menjadi penenun ulos tradisional. Para penenun ulung yang wafat terpaksa membawa pergi pula kearifannya karena langkanya ahli waris penerus. Dari masa ke masa, kearifan tenun asli Batak kian punah, beberapa jenis tenunan adat pun punah untuk selamanya.

Salah satu dari segelintir pengrajin ulos tradisional yang masih bertahan adalah Abu Turnip (lahir di tahun 1940an). Sejak kecil ia menenun dan hingga kini masih menggunakan jenis alat-tenun sederhana warisan leluhur. Menenun ulos bukan lagi suatu ketrampilan melainkan sudah kearifan karena melembagakan pengetahuan yang terendap dari budaya tenun yang telah hidup ratusan tahun di dalam masyarakat setempat.

Abu Turnip menjelaskan langkah-langkah dalam menenun ulos. Benang yang Ia dapat dari suatu desa bernama Kabanjahe ini dikanji terlebih dahulu agar tegang dan tidak mudah kusut sewaktu digulung alat pemintal.  Benang dijemur seharian, baru digulung. Selanjutnya benang dijajar-ratakan pada alat tenun, baru kemudian dibuat motif. “Semakin bagus dan rumit motif, semakin mahal. Kesulitan pembutan ulos hanya terletak pada benang yang harus diangkat satu per satu untuk menciptakan motif,” jelasnya.  Ia biasa mengerjakan sekitar lima helai kain ulos dengan motif sederhana dalam sebulan.

Dalam memasarkan hasil tenunannya, Turnip sudah memiliki mitra. “Semua ulos yang kami buat dijual ke tauke ulos di sini, kami tidak perlu repot-repot lagi, karena tauke yang langsung menjualkannya,” ungkapnya.

Ulos buatan Turnip biasa dijual oleh pemilik toko dengan harga antara 150 ribu hingga 200 ribu Rupiah. Purba (70), pedagang ulos di Pajak Sambu mengatakan hal yang serupa. ”Tapi ada juga ulos yang memiliki harga sangat tinggi sampai dengan 15 juta,” ujarnya. Bisanya ulos seperti ini dibuat dengan benang seratus yang didatangkan dari India. Motifnya lebih rumit dan indah, ukurannya yang sangat besar seperti penggabungan tiga kain ulos. “Ulos seperti itu di peruntukkan raja-raja Batak dahulu,” ujar Purba. Kalau mau murah, tentu ulos buatan mesin. “Harga mulai 20 ribu saja,” katanya lagi.

Ulos memiliki banyak jenis, ukuran, cara pemakaian, dan tujuan pemakaiannya. Di antaranya Ulos Sadum, Ulos Panusaan, Ulos Mangiring, Ulos Bintang Maratur, Ulos Sirara, Ulos Sitoluntuho, Ulos Bolean, Ulos Sumbat, Ulos Sibolang, Ulos Suri-suri, Ulos Tumtuman, Ulos Ragi Hotang, Ulos Ragi Hidup, Ulos Ragi Pane, Ulos Ragi Cantik, Ulos Ragi Sapot, Ulos Ragi Pangko, Ulos Hati Rongga, Ulos Runjat, Ulos Djobit, Ulos Simarindjamisi, dan seterusnya.

Keanekaragaman nama ulos tersebut dapat saja berbeda penyebutannya dari satu daerah ke lainnya. Namun pada dasarnya dapat diklasifikasikan atas bentuk gorga (ragam motif/hias), ukuran, serta tujuan pemakaiannya. Berdasarkan cara pemakaiannya, ulos dapat digunakan dengan cara abit godang (menggulungkan ulos ke badan untuk menutup dada sebagai pakaian), sarung (sebagai penutup bagian bawah), penutup kepala, dan diselempangkan di dada.

Berdasarkan tujuan pemakaiannya, misalnya Ulos Ragi Hotang digunakan untuk mengulosi orang yang kurang berhasil dengan harapan agar Tuhan memberi kebaikan padanya. Ulos Sibolang juga sering digunakan dalam upacara kematian adat Batak. Ulos Sadum sering digunakan untuk pesta adat pernikahan suku Batak dan masih banyak lagi.

Pada perkembangannya, ulos juga telah diberikan kepada orang non-Batak yang dapat dimaknai sebagai tanda penghormatan kepada si penerima ulos. Ulos sebagai salah satu warisan budaya Batak dianggap penting untuk terus dikembangkan agar dapat mendunia. Ulos bukan sekadar kain tenun melainkan suatu hasil kearifan lokal yang mengantar isyarat kasih sayang yang menghangatkan sanubari.

13 Tanggapan ke "ULOS NabAbAN"

Horas, saya bangga adanya situs Nababan ini karena sebagai media informasi buat sesama kita Partogi, mauliate….Horasssssssssss!

HORAS BONA PASOGIT !!!

Syalomm…
Sudah saatnya digelar Pagelaran Fashion Show dengan pernik ULOS di Jakarta. Aku rasa sangat menarik.

Sarif R Nababan
Jakarta
Hp : 081 385 407 258

molo adong ni jumpang di dalan jolma marulos batak bah, ngahalak batak ra on na mardalan on, tontu songoni pamikiran ni angkka dongan ra tong ate, jadi lapatanna ia songoni ulos ini adalah identitas kita halak batak, alai molo tujoloan niarion gabe dang adong be par-tonun ulos bah olo nama abit sari ni india i ra paheonto ate?, ai halak india i poang boi manontong adong identitas ni nasida, songoni nang halak jawa adong batikna na sai tontong inovatif berkembang sesui jaman, boa ia ulos ni halak hita on nuaeng dang boi gabe sisongoni?, alai tahe sipata tahe hera namaila do angka nadeba gabe tarida gabe halak hita, ai molo halak hita hamu ale dongan, molo bontar saotik sai naeng di todo rohanion do dohonon ni jolma nian on halak MANADO, molo songon na saksak pintor didok rohani nion do sai hera halak CINA, antar di pa ambal-ambal muse maon marhata batak, hape sipata marhata Indonesia pe dang holan marrihit-rihit sipata marbatu-batu attong bea sisongon on, alai nadeba do dah, sotung gabe di porduti hamu iba maon ditorui hamu iba tujabu annon, bah alai nahudok dang dia, BAH MAULIATE MA HUPASAHAT AMANG NGADIBAHEN HAMU ARTIKEL SISONGON ON ANGGIAT TUNG TAMBA PARBINOTOAN NI HAMI ANGKA NAUMPOSO TARINGOT NI HABATAHON,
molo inongku nahinan mandok songon do, “…… hangoluan, TOIS hamagoan” titik,.. nai dang huingot holan toisna ido,… unang ho tois amang sai ninna jo tu ahu uju dingoluna,…..

Horas mauliate
Arifin.nababan
Sian Hitetano/kec. Habinsaran

horassss tu sude dongan tubu, boru dohot bere….

Aku Bangga sm abang Anda kr sudah buat website supaya bisa tukar informasi

Horas … !! Abanda … tingkat ilmu informasi komp ini keseluruh dunia karena saya juga salah satu IT di Perbankan “” Bumiasih NBP group Di Sumatera… ha…haa…..!

Horas … Au nomor ( 17 ) sian huta Nagasaribu – jadi bertempat tinggal sekarang di Rantau Prapat – Aek Nabara, Kerja Di PT. bpr bumiasih NBP 16
- Pesan ;
- Mari kita tingkatkan saling mengenal diri
dan sejarah
- Mari kita perbaharui sistem perekonomian kita marga nababan, boru,bere,ibere

- Berikan dukungan yang memerlukan seperti
Abangda IR Leo Nababan sukseskan Dia ….
dalam Pemiluan Nanti… !

Horas….terima kasih untuk Tulang, karena melalui artikel ini kami dapat banyak pelajaran untuk hal2 ini..dan dapat berbagi informasi.
omakku br Nababan (No17)

Bere’mu
Enfri Sigalingging.Amd
PT.Synergy Oil Nusantara
Batam-Indonesia

horas nababan,

hidup pomparan nababan

jan cuma nama ja
borsak mangatasi,

tpi hrus bza mengatasi semua hal untuk yg bnar

hy,

q nababan no 18
asal q dri nagasaribu,

tpi q tgl di dairi, sidikalang

klu q dpat masalah di jakarta sana aku btuh bntuannya yan,

orang-orang marga nababan di perantauan sana

horas saya au Nababan no 18, hutakku di Sibaruang? au di Makassar, adong do Parpunguan ni Nababan di Makassar?

Tinggalkan Balasan

Pemred www.tuannahoda.co.nr : R Nababan AMd, HP 081362199902. email:tuannahoda@yahoo.co.id, Paranjoan Lumbantongatonga

Berikan Pendapat Anda !

Pengunjung www.tuannahoda.co.nr mulai 01 Maret 2007

  • 72,291 Orang

Pengelola Situs Nababan

Pemred : R Nababan, AMd.Kom Wkl Pemred : L Nababan, SPd Reporter Tarutung : Bakhtiar Nababan, SPd, Elvis Pasaribu, S.Kom, Togu Silalahi, S.Kom, Redaktur Jakarta : Lintong Nababan, SE, MM, Edison Nababan, SE, MM (Bontang) K. Nababan (Palembang), Samuel Nababan (Seoul). Ir Baringin Nababan (Amerika), Doli Nababan (Osaka Jepang), Kojiro Nababan (Tokyo Jepang)

Kalender Nababan 2009

November 2009
K J S M S S R
« Okt    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930