Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris
18 Apr 2012 Tinggalkan sebuah Komentar
in Terorisme
Jakarta — Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap empat orang terduga teroris pada hari Selasa (17/4/2012) di daerah Jawa Barat.
“Keempat orang tersebut adalah UK alias Rian alias UP, AM, HI alias BI alias Nana, dan ES,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri Komisaris Besar Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu (18/4/2012).
Tersangka UK ditangkap di rumahnya di Desa Ciseureuh, Kampung Sukamulya, Purwakarta; AM ditangkap di Jalan Galur, Desa Cibening, Kecamatan Bungursari, Purwakarta. Adapun HI ditangkap di kompleks Mahkota, Cikampek, dan ES di tangkap di kios Ranifa, Dusun Ciluwak, Desa Cikampek Selatan, Cikampek, papar Kombes Boy Rafli Amar. Lagi
Anak Buah Imam Samudera Tewas Ditembak di Bali
19 Mar 2012 Tinggalkan sebuah Komentar
in Terorisme
Jakarta – Tersangka Hilman, pelaku kejahatan terorisme di Denpasar, Bali, yang tertembak, merupakan anak buah Imam Samudera, terpidana mati kasus terorisme. Tersangka juga pernah bertemu dengan pimpinan Jamaah Anshorut Tauhid.
Demikian disampaikan Direktur Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Petrus Golose di Jakarta, Senin (19/3/2012). “Salah satu anggota kelompok yang tertembak, Hilman, anak buah Imam Samudera,” kata Golose.
Hilman diduga terlibat dalam kasus penembakan aparat kepolisian dan perampokan bank CIMB di Medan. “Ia juga pernah bertemu dengan pimpinan Jamaah Ashorud Tauhid,” tutur Golose. (Kompas)
5 Jenazah Terduga Teroris Dibawa Ke RSUP Sanglah
18 Mar 2012 Tinggalkan sebuah Komentar
in Terorisme
DENPASAR – Lima jenazah terduga teroris yang tewas ditembak polisi anti teror saat penggrebekan di Jalan Danau Poso, Sanur dan Jalan Gunung Soputan, Denpasar, Minggu (18/3/2012) tadi malam, dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar sekitar pukul 01.30 WITA, Senin (19/3/2012) dini hari.
Kelima jenazah dibawa dari Rumah Sakit Bhayangkara Trijata menuju RSUP Sanglah menggunakan dua Ambulance dengan pengawalan ketat polisi.
Sementara di depan pintu kamar jenazah RSUP Sanglah tampak sejumlah polisi berjaga-jaga menunggu datangnya jenazah. Lagi
Tiga Terduga Terorisme Ditangkap di Palu
25 Nov 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in Terorisme
Palu – Tim reserse Polda Sulawesi Tengah di Palu, Jumat (25/11/2011), berhasil menangkap tiga orang yang diduga terlibat kasus terorisme di wilayah itu.
“Ada tiga orang yang kita tangkap di Palu. Yang lainnya, masih dicari,” kata Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Dewa Parsana.
Ia mengatakan, polisi juga mengamankan senjata api dalam penangkapan tersebut. “Pokoknya ada senjata api. Apa itu laras pendek atau laras panjang, saya juga belum tahu sebab baru saja menangkapnya kok,” kata mantan Wakapolda Sulteng itu.
Kapolda enggan menyebutkan lokasi penangkapan tiga orang itu. “Pokoknya, ditangkap di Palu,” katanya.
Soal identitas tiga orang yang tertangkap, mantan Direktur Reserse Krimimal Polda Jawa Tengah itu juga belum bersedia menjelaskan. “Namanya masih dicek,” katanya. Lagi
Teror GKI Lampung Diwarnai Pemerasan
26 Okt 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in Terorisme
Bandar Lampung — Teror bom terhadap Gereja Kristen Indonesia (GKI) Lampung ternyata juga diwarnai pemerasan.
Dalam pertemuan dengan Kompas, Rabu (26/10/2011), Ketua Majelis Jemaat GKI Lampung Pdt Reva Natigor mengatakan, dalam surat kaleng yang ditulis di lima lembar kertas buku tulis itu, si penebar teror juga meminta uang.
Di dalam lembar ketiga surat itu ditulis bahwa si penebar teror juga meminta uang Rp 80 juta. “Saya tidak perlu minta uang terlalu banyak. Namun, yang saya inginkan harus ada itu, itu salah satu permainan saya,” tulis si pelaku dalam suratnya itu.
Polisi Amankan Seorang Pelaku Bom Yogya
07 Okt 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
Yogyakarta — Ledakan keras yang diduga bom menghancurkan mesin ATM BRI serta menghanguskan satu mesin ATM BNI di Jalan Gejayan, Yogyakarta, Jumat (7/10)/2011 sekitar pukul 02.10 tadi. Satu orang yang diduga pelaku diamankan polisi.
Lokasi ledakan persis berada di samping swalayan Vikita. Mesin ATM BRI tampak hangus dan mesin di dalamnya hancur, sedangkan mesin ATM BNI masih utuh meski ruangannya sebagian hangus. Polisi hingga saat ini masih memeriksa lokasi kejadian.
Salah satu saksi, Ari Susanto, penjaga Swalayan Indomaret sekitar 50 meter dari tempat ledakan, mengatakan, saat kejadian terdengar ledakan keras. Kerasnya ledakan sampai menggetarkan dinding kaca-kaca Indomaret.
Sebelum Bom Bunuh Diri, Hayat Digugat Cerai
29 Sep 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in Terorisme
Cirebon — Sifria Yusefa Dewi bin Kirmanto sudah berada di rumah kedua orangtuanya di Perum Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI) di RT 19 RW 07, Desa Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Selasa (27/9/2011) malam.
Sifria datang dari Jakarta setelah menghadiri pemakaman suaminya, Achmad Yosepa Hayat alias Hayat alias Rahardjo, di TPU Pondok Ranggon, Jakarta.
Ketua RT 07 Elly Ermawati mengatakan, ia dikabari tetangganya yang melihat satu unit mobil merah di depan rumah milik Kirmanto dan Sri Astuti tersebut yang mengantar kepulangan Sifria. Namun, baik tetangga maupun Elly tidak bisa memastikan, siapa yang mengantar istri pelaku bom bunuh diri di Solo pada Minggu siang itu.


Komentar Pembaca dari