Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan Bidan Nurmala

PembunuhMedan – Sat Reskrim Polresta Medan berhasil mengungkap kasus tewasnya Bidan Nurmala Dewi Boru Tinambunan yang ditembak di Jalan Pertahanan Gang Indah Dusun VI Patumbak, Kamis 7 Februari 2013 lalu dengan meringkus delapan tersangka termasuk eksekutor dan otak pelaku dari sejumlah daerah di tanah air.
Pembunuhan berencana yang melibatkan dua oknum polisi berpangkat Brigadir dan Bripda Polda Sumbar ini bermotifkan cinta segitiga antara otak pelaku pengusaha ekspedisi Pelabuhan di Batam berinisial I boru P alias Nenek dengan korban bidan Nurmala Dewi (31) warga Jalan Pertahanan Gang Indah Dusun VI Patumbak dan teman prianya Berton Silaban.

Sedangkan teman pria korban sendiri, sejak 2011 lalu sampai sekarang tidak ditemukan (menghilang). Pihak keluarga telah melaporkannya ke polisi.

Adapun para tersangka yang diringkus masing-masing berinisial I boru P (70) warga Jalan Kebun Bawang IVKelurahan Kebun Bawang Tanjung Periuk Jakarta Utara, pasangan suami istri J alias Yus dan RD alias Cici (40) warga Jalan Perumahan Cipta Puri Tiban Batam, dua oknum polisi Polda Sumbar Brigadir GB (32) warga Kompleks Griya Blok E Kota Padang Sumbar dan Bripda APZ (22) warga Villa Bunga Mas Khatib Sulaiman Kota Padang, eksekutor RDP alias Gope (23) warga Kompleks Perumahan Polda Balai Baru Blok E Kelurahan Gunung Sari Kecamatan Kuranji Kota Padang Provinsi Sumbar, penjual martabak bangka A alias Ari (18) warga Jalan Brigjen Katamso Gang Riwayat Medan dan ID (26) warga Jalan Rumah Potong Hewan Lingkungan III Gang Sedulur Mabar.

Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro didampingi Kapolresta Medan Kombes Pol Drs H Monang Situmorang, SH, MSi, Kasat Reskrim Kompol M Yoris MY Marzuki, Kanit Jahtanras AKP Anthoni Simamora, SH, MHum, Kanit Jahtanras Iptu Alexander Piliang, SIK saat menggelar pemaparan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Polresta Medan, Rabu (6/3) sore mengutarakan motif pembunuhan akibat sakit hati, otak pelaku I boru P kepada bidan Nurmala Dewi yang hendak menikah dengan pacarnya Berton Silaban, beberapa waktu lalu.

Agustus 2012 lalu, pengusaha di Batam ini curhat kepada rekannya pengusaha salon RD alias Cici sambil mengutarakan ingin membunuh bidan Nurmala Dewi di Medan.

Pembunuh Bayaran

Diduga I boru P menyuruh RD alias Cici mencari pembunuh bayaran untuk menghabisi korban. RD menjumpai Brigadir GB ke Padang memintanya mencari pembunuh bayaran untuk menghabisi bidan.

Awalnya Brigadir GB menghubungi mantan polisi inisial ID di Medan. ID lalu merekrut BF dan U. Namun kelompok ID tidak jadi dipergunakan membunuh Nurmala.

Brigadir GB lalu menghubungi rekan sejawatnya di Polda Sumbar berinsial Bripda APZ lalu merekrut sang eksekutor RDP alias Gope. 19 -21 Februari 2012, GB, APZ, Gope dan suami RD J alias Yus berangkat ke Medan menggambar dan mengamati kediaman berikut keseharian korban.

Pada 22 Desember 2012, APZ membonceng Gope untuk membunuh korban dengan menggunakan jari jari sepeda motor namun tidak berhasil membunuh dan hanya melukai korban.

16 Januari 2013, mereka kembali melakukan penikaman namun yang kena tangan ibu korban Ariani Boru Sihotang (55).

Karena tidak berhasil juga, APZ bersama Gope kembali beraksi menggunakan senjata api. Tersangka GB meminjamkan senjata api jenis FN milik abang kandungnya inisial M merupakan oknum TNI di Padang.

Akhirnya, Kamis (7/2), Gope dengan menggunakan helm tertutup mengendarai Yamaha Mio warna biru berhasil membunuh korban dengan cara menembak saat baru pulang dari Puskemas Teladan sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu Gope beraksi sendiri, sedang APZ hanya mengawasi.

Korban tewas di tempat setelah peluru menembus rusuk kiri serta tembus ke rusuk kanan.

29 Hari

Kasat Reskrim Kompol M Yoris MY Marzuki ketika ditemui di tempat serupa mengungkapkan setelah 29 hari melakukan penyidikan akhirya pihaknya berhasil mengungkap kasus dengan meringkus kedelapan pelaku serta sejumlah barang bukti berupa senjata api jenis FN warna putih gagang hitam, senjata softgun, sepeda motor Honda Beat warna biru, mobil Honda Jazz warna putih, helm hitam corak merah putih, delapan amplop berisi paspor atas nama Brigadir GB, KTP RD, fotokopi surat tanah, bill pembayaran Hotel Menara Lexus, pembayaran Adira, kartu handpone dan lainnya.

Dikatakan Kompol Yoris pengungkapan kasus ini bermula dengan penangkapan salah seorang eksekutor rekrutan tersangka ID yakni BF yang tidak jadi digunakan GB menghabisi Nurmala Dewi.

Selanjutnya dilakukan pengembangan hingga akhirnya Sat Reskrim dipimpin Kasat Reskrim, Kanit Jahtanras dan kanit Ranmor meringkus tersangka GB di kantor Dit Reskrim Polda Sumbar, Senin (25/2). Setelah itu, Selasa (26/2) APZ diringkus di Hotel Pangeran Padang sekitar pukul 19.00WIB dan eksekutor Gope di samping rumah makan Lamun Ombak sekitar pukul 21.00 WIB.

Polisi terus menerus melakukan pengembangan lalu meringkus teman Gope merupakan penjual martabak bangka Az alias Ari, Selasa (26/3) di mana polisi menemukan senjata api eksekutor yang ditanam lalu dicor di kediamannya, juga helem dan sepeda motor Mio Biru digunakan Gope saat beraksi.

Polisi berikutnya juga berhasil meringkus tersangka ID di kediamannya Jalan Rumah Potong Hewan Gang Sedulur Mabar, Minggu (3/3).

Hari itu juga, Tim Sat Reskrim kembali berangkat ke Batam lalu terbang ke Cianjur meringkus pasangan suami istri RD dan J alias Yus di Perumahan Cipta Puri Desa Batu Lawang Kecamatan Cipanas, Senin (4/3). Kepada polisi kedua tersangka mengaku disuruh I boru P membunuh Nurmala Dewi.

Terima Rp300 Juta

Keduanya menerima uang Rp300 juta dari I boru P sehari setelah aksi pembunuhan. “Uang tersebut diterima keduanya di Bandaraa Soekarno Hatta disaksikan supir tersangka I boru P inisial S,” tukas Kompol Yoris sembari menyatakan pihaknya menyita uang tunai berkisar Rp 260 juta.

Sore harinya, polisi meringkus otak pelaku I boru P di kediamannya Jalan Kebun Bawang IVKelurahan Kebun Bawang Tanjung Periuk Jakarta Utara.

“Ketika diperiksa petugas tersangka I boru P tidak mengakui semua yang dituduhkan kepadanya dan mengatakan tidak kenal pada tujuh pelaku lainnya,” tukas Kompol Yoris.

Dalam kesempatan itu, Kasat Reskrim juga mengutarakan Gope saat beraksi dibayar Rp20 juta dan senjata yang digunakan dibayar seharga Rp13 juta .

Berdasarkan pantauan Analisa, kepulangan Tim Sat Reskrim yang memboyong otak pelaku dan pasangan suami istri pengusaha salon Rabu sekitar pukul 14.00 WIB, mendapat sambutan hiteris keluarga korban yang datang bersama warga sekitar rumah .

Orang tua korban Lesman Tinambunan dan Ariani Sihotang mengucapkan terima kasih kepada polisi yang telah berhasil mengungkap pelaku pembunuhan anknya.

“Kami minta pelaku dihukum seberat beratnya bahkan hukuman mati,” tegas Lesman.

Saat itu Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro juga memberikan santunan kepada kedua orangtua korban. (aru)

About these ads

Berikan Saran atau Informasi anda pada Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Julienaba2n's Blog

Just another WordPress.com weblog

Patar Nababan

Jadikan Hidup Anda Berarti

Generasi Nababan

Berbagi Tips, Motivasi, Info dan Adat Istiadat Nababan, Berita dan Bisnis Online

veronik4nababan

The greatest WordPress.com site in all the land!

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

SMK NEGERI 1 MUARA TAPANULI UTARA

*** Visi : " Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan tujuan pendidikan nasional". *** *** Misi : " Menciptakan lulusan yang unggul, berbudaya, produktif, profesional, siap kerja dan berjiwa enterpreneurship". ***

SMK 1 HKBP SIPOHOLON TAPANULI UTARA

" Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan kasih Kristus (Indonesia)"

nickoai

Photography and Articles

BORSAK MANGATASI NABABAN

"HORAS MARTONGGO TOE OPPOENG MOELADJADI NABOLON, ASA DONGANI AHOE DIDJOLO, DONGANI AHOE DI POEDI ASA TALOE AHOE MARALOHON DONGAN, MONANG MARALOHON MOESOE, ASA TABOE-TABOE SITARAPOELLANG SIANI DALANNA RO TOESI DALAN NASOEMOEANG", Alamat Redaksi : PH3 (Par-Huta Huta Hian) Paranjoan, Lumbantongatonga, Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40.372 pengikut lainnya.