Mafia BBM dan Truk Tangki ‘Kencing’ Marak

Sibolga – Selisih harga BBM subsidi, non subsidi dan industri membuat bisnis ilegal para mafia BBM tumbuh subur. Dari penelusuran wartawan, sedikitnya ada empat tempat ‘kencing’ truk tangki BBM di Sibolga-Tapteng. Bagaimana ‘permainannya’? Wartawan lantas mengikuti salah satu mobil tangki mulai dari proses pengisian di depot atau terminal bahan bakar minyak (BBM) PT Pertamina (Persero) Region-I Sibolga yang berada di Jalan Janggi No.3 Kelurahan Pasar Belakang, Kecamatan Sibolga Kota, Sibolga, Sabtu (17/11) siang.

Salah satu contohnya truk tangki BBM pembawa premium, plat kuning bernomor polisi BB 904x MA, kapasitas 16.000 liter. Truk tangki melaju perlahan saat keluar dari gerbang depot pengisian. Rutenya, melewati Jalan Janggi-Putri Runduk-S Parman-Zainul Arifin-Sutan Bustami Alamsyah, lalu belok ke Jalan Yos Sudarso. Truk tangki kemudian berhenti di depan sebuah ruko di jalan itu, tepat di sisi kiri jalan di samping pagar kompleks Pelabuhan Lama Sibolga. Di depan ruko itu ada warung kecil beratap rumbia.

Rupanya truk tangki itu mau ‘kencing’ di sana. Beberapa pekerja langsung menyambut kedatangannya. Mereka mendekat sambil menenteng beberapa jerigen kosong, ember, selang pendek, dan corong kecil.

Proses ‘kencing’ pun dengan cepat dikerjakan. Tali segel keran saluran keluar pada sisi kiri tangki itu sebenarnya hanya kedok belaka. Padahal tali segel itu dipasang oleh petugas pengisi di depot pengisian. Dengan mudah para pekerja itu membuka pelat besi penutup/pelindung keran, tanpa merusak tali segelnya. Secara perlahan keran dibuka. Minyak yang keluar ditampung ke dalam jerigen dan ember.

Tak lama kemudian, seorang pekerja cepat-cepat mengangkati jerigen yang sudah terisi penuh dan membawanya masuk ke lantai dasar salah satu ruko di seberang jalan. Itu merupakan gudang penampungan sementara. Banyak tong minyak di dalamnya. Aroma bau minyak tercium cukup menyengat di sekitar lokasi.

Informasi yang dihimpun, toke penampungnya seorang istri oknum aparat TNI yang bertugas di luar Pulau Sumatera. Proses ‘kencing’ berlangsung cepat. Hanya sekitar lima menit saja. Setelah sopir menerima bayarannya, sopir truk tangki kemudian melanjutkan perjalanannya.

Menurut pengakuan sumber wartawan yang identitasnya dirahasiakan, biasanya satu truk tangki ‘kencing’ antara 2-10 jerigen isi 30 atau 25 liter. Harga yang dibayar penampung kepada sopir tangki rata-rata Rp150 ribu per jerigen, baik solar maupun premium. Transaksi pembayarannya langsung di tempat.

Selanjutnya, truk tangki tadi berputar kembali ke Jalan Zainul Arifin-S Parman-Masjid-SM Raja. Wartawan terus membuntutinya. Ternyata mobil tangki itu bongkar di SPBU 14.225.310 di Jalan SM Raja Km 1,8 Kecamatan Sibolga Sambas, Sibolga.

Sumber mengungkapkan, ‘permainan’ BBM sebenarnya diduga melibatkan petugas pengisian di depot pertamina. Caranya, para sopir dan petugas pengisi di depot sudah sepakat. Ada istilah ‘membeli’. Artinya, sopir meminta petugas pengisian di depot untuk menambah minyak saat pengisian ke tangki. Bagi petugas pengisian di depot, itu salah satu cara meraup uang masuk.

“Memang di tangkinya tertulis isi sekian ribu liter. Tapi sebenarnya kapasitas tangkinya lebih sedikit dari situ. Lagian minyak kan sifatnya mudah memuai, mana bisa kalau ukuran tangki pas seperti kapasitas yang tertulis itu. Jadi petugas pengisi di depot diduga juga ikut bermain,” ungkap sumber terpercaya itu.

Dia pun mengakui banyak truk tangki ‘kencing’. Baik itu tangki berlogo Pertamina, koperasi karyawan (kopkar), milik perusahaan/industri swasta, yang ke SPBU, APMS, SPDN dan SPBB, sama saja. Depot PT Pertamina (Persero) Region-I Terminal BBM Sibolga sendiri menyalurkan BBM jenis premium, solar dan minyak tanah ke 10 kabupaten/kota di kawasan Tapanuli. Di antaranya ke Kota Sibolga, Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Utara, Humbahas, Tobasa, Padang Lawas, Tapanuli Tengah, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, dan Mandailing Natal. Totalnya ada 41 SPBU di wilayah tersebut.

Untuk premium dan solar, depot Sibolga harus menyalurkan rata-rata 400 kilo liter per hari. Sedangkan minyak tanah atau kerosene rata-rata 15 kilo liter per hari. Itu untuk seluruh SPBU, APMS, SPDN dan SPBB yang ada di kawasan Tapanuli.

Sedangkan untuk stok, depot mesti menyediakan sedikitnya 3.234 kilo liter untuk kebutuhan tujuh hari. Sedangkan solar harus ada stok sekitar 5.454 kilo liter untuk stok kebutuhan 10 hari. Dan minyak tanah sekitar 2.018 kilo liter untuk stok kebutuhan selama 52 hari. Aktivitas penyaluran BBM sendiri berlangsung rutin setiap hari, tanpa memandang hari libur.

Coba bayangkan berapa banyak BBM khususnya jenis solar dan premium yang berpotensi ‘dimainkan’ para mafia itu setiap harinya? Lantas, ke mana BBM hasil ‘kencing’ itu dijual lagi?

Dari hasil penelusuran wartawan, para penampung itu menjualnya ke perusahaan-perusahaan swasta yang bergerak di berbagai bidang usaha di wilayah Tapanuli. Termasuk ke sejumlah tangkahan ikan yang ada di wilayah Sibolga-Tapteng. Bahkan, yang partai besar dijual ke perusahaan/industri di luar Tapanuli.

Tentu saja, dengan harga yang lebih murah dari yang telah ditetapkan pemerintah. Harga solar dan premium bersubsidi kini Rp4.500 per liter. Sementara harga nonsubsidi berfluktuasi sesuai harga minyak dunia. Namun harganya berkisar dua kali lipat dari harga bersubsidi.

Lalu, bagaimana tindak penegakan hukum oleh aparat berwajib atas bisnis ilegal ini? Sama saja, semua sudah saling tahu sama tahu alias ‘TST’. Para toke penampung ‘kencing’ mobil tangki itu tentu menjalin komunikasi dengan baik, dan enak sama enak. Artinya ada setoran ‘stabil’ kepada petugas. Apalagi rata-rata penampung ‘kencing’ tangki itu dibekingi oleh aparat juga. Ironisnya lagi, beberapa oknum wartawan dan oknum LSM pun kerap datang meminta jatah uang rokok dari para toke itu.

“Semua harus dapat stabil, biar jangan ada yang ribut,” tukas sumber tadi. Itulah kenapa mafia BBM berani melakukan aktivitas ilegalnya secara terbuka. Tak sulit sebenarnya melacak dan melihat praktik permainan mafia BBM ini. Namun karena masyarakat tidak dirugikan secara langsung, maka hampir tidak ada yang keberatan. Tapi, negara jelas dirugikan dalam hal ini.

Kapolres Sibolga Kota AKBP Joas Feriko Panjaitan kepada wartawan, Minggu (18/11) malam, mengaku belum ada menerima laporan terkait aktivitas tempat ‘kencing’ truk tangki di wilayah kota berjuluk Negeri Berbilang Kaum tersebut. Namun begitu pihaknya akan melakukan penyelidikan.

“Saya belum tahu itu. Nanti akan saya tertibkan. Kalau ada indikasi keterlibatan oknum TNI, kami akan berkoordinasi dengan Denpom (Denpom 1/2 Sibolga, red),” ujar Joas saat dihubungi melalui ponselnya. Joas juga mengaku tidak tahu jika ada anggotanya yang membekingi ataupun menerima setoran ‘stabil’ dari para toke penampung tersebut.

“Saya juga belum tahu itu. Sejauh ini belum ada laporan informasi yang saya terima. Tapi kalau ada dan memang terbukti ada anggota saya menerima stabil, tentu akan ditindak sesuai aturan. Nanti saya telusuri dulu ya,” ucap perwira dengan pangkat dua melati di pundaknya itu.

Sementara itu, terkait indikasi keterlibatan petugas pengisian di depot Pertamina, SR Ritail Rayon 5 PT Pertamina (Persero) Region-I Sibolga Aris, menuturkan bahwa Pertamina sudah memiliki SOP (standard operating procedure) pengisian BBM ke truk tangki yang sudah baku dan terukur. Jadi, semua BBM yang keluar dapat diaudit. Berdasarkan SOP yang dibuat, maka pihaknya bisa mengoreksi.

“Artinya, kelebihan pengisian ke tangki kecil peluangnya untuk dapat dilakukan petugas pengisian,” tukas Aris yang dihubungi Minggu (18/11) malam. Beberapa waktu lalu, mantan OH Terminal BBM PT Pertamina (Persero) Region-I Sibolga, Purwanta saat ditemui di kantornya, juga menuturkan proses pengisian BBM ke truk tangki dilakukan secara terukur dan terhitung, sehingga tak mungkin ada kelebihan. “Keluar dari gerbang (penyaluran BBM di luar kawasan depot, red) itu bukan tanggung jawab kami lagi,” ujar Purwanta. (mora)

About these ads

Berikan Saran atau Informasi anda pada Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Julienaba2n's Blog

Just another WordPress.com weblog

Patar Nababan

Jadikan Hidup Anda Berarti

Generasi Nababan

Berbagi Tips, Motivasi, Info dan Adat Istiadat Nababan, Berita dan Bisnis Online

veronik4nababan

The greatest WordPress.com site in all the land!

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

SMK NEGERI 1 MUARA TAPANULI UTARA

*** Visi : " Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan tujuan pendidikan nasional". *** *** Misi : " Menciptakan lulusan yang unggul, berbudaya, produktif, profesional, siap kerja dan berjiwa enterpreneurship". ***

SMK 1 HKBP SIPOHOLON TAPANULI UTARA

" Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan kasih Kristus (Indonesia)"

nickoai

Photography and Articles

BORSAK MANGATASI NABABAN

"HORAS MARTONGGO TOE OPPOENG MOELADJADI NABOLON, ASA DONGANI AHOE DIDJOLO, DONGANI AHOE DI POEDI ASA TALOE AHOE MARALOHON DONGAN, MONANG MARALOHON MOESOE, ASA TABOE-TABOE SITARAPOELLANG SIANI DALANNA RO TOESI DALAN NASOEMOEANG", Alamat Redaksi : PH3 (Par-Huta Huta Hian) Paranjoan, Lumbantongatonga, Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40.615 pengikut lainnya.