Petugas Loket PLN Kutip Denda Belum Jatuh Tempo

Tarutung - Puluhan pelanggan PLN mengaku kecewa atas kebijakan yang dilakukan petugas loket tempat pembayaran rekening listrik di Jalan Balige Pardangguran, Desa Simamora, Kecamatan Tarutung.

Pelanggan dikutip denda Rp3.000 meski pembayaran dilakukan sebelum jatuh tempo.
Kepala Desa Pancur Napitu, Tongam Sibarani yang juga pelanggan PLN kepada wartawan Senin (21/5) mengaku kecewa terhadap tindakan petugas loket pembayaran rekening listrik tersebut. Pasalnya, dia dikutip denda Rp3.000 meski pembayaran sudah dilakukan di bawah tanggal 20 sebagai batas akhir pembayaran rekening listrik setiap bulannya.

Begini ceritanya, Sabtu (19/5) Tongam hendak membayar rekening listring via ATM (Automated Teller Machine) karena tanggal 20 jatuh pada hari minggu. Oleh monitor ATM menolak pembayaran karena rekening listrik miliknya sudah dibayar tanggal 5 Mei. “Saya sempat bingung. Kok sudah dibayar. Padahal sepegetahuan saya, rekening listrik kami belum saya bayar. Kemudian saya mendatangi loket resmi pembayaran rekening listrik di Siatas Barita. Benar telah dibayar.

Tapi siapa yang bayar saya tidak tahu. Oleh petugas loket mengarahkan saya agar menemui petugas loket bernama Tandap L Tobing,” paparnya. Selanjutnya, sambung Tongam, Senin (21/5) dia menemui Tandap di loket yang terletak di Jalan Balige. “Saya tanya ke Tandap, ternyata benar kwitansi tanda bukti pembayaran sudah ada sama dia. Anehnya, ketika hendak membayar, dia malah meminta denda dengan alasan batas pembayaran sudah lewat. Saya berontak.

Karena tanggal pembayaran ke bank sesuai yang tertera di slip tanda bukti pembayaran itu tercatat pada tanggal 5 Mei. Saya merasa dibodohi dan tidak mau bayar. Sebenarnya, bukan persoalan denda itu. Tapi sejak awal kami tidak ada kesepakatan kalau dia yang membayar rekening listrik saya. Dia membayar suka rela, karena tidak ada kesepakatan sebelumnya. Mengapa tiba-tiba dia meminta denda? Kalau bukan ingin membodohi masyarakat, lalu apa maksudnya,” beber pria itu.

Meski jadi korban akal-akalan, dia enggan melaporkan hal itu ke pihak berwajib. Karena menurut mereka pengaduan ke pihak berwajib bukan tujuan utama, melainkan meluruskan serta mengingatkan petugas loket agar tidak mengulangi perbuatannya. Senada dikeluhkan Renti br Hutabarat, seorang pelanggan dari Desa Sitompul. “Selama ini kalau tanggal 20 jatuh pada hari libur, pembayaran bisa dilanjutkan ke tanggal 21 dan tidak ada denda.

Nah, kemarin, tanggal 20 jatuh pada hari Minggu. Makanya baru hari ini saya bayar. Tapi, kami langsung dikenakan denda. Kebijakan apa itu? karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” kesal wanita itu.
Anehnnya, kata dia, Senin (21/5) pukul 11.00 Wib, dia masih sempat membayar rekening listrik di PT Palapa di Jalan Balige, dan masih diladeni dan tidak dikutip denda. Namun, beberapa menit kemudian, ketika dia hendak membayar rekening tetangganya di loket dan alamat yang sama, tiba-tiba dikutip denda Rp3.000.

“Saya juga bingung. Ketika saya tanya, katanya ada peraturan baru,” jelasnya. Tidak hanya Renti yang merasa kecewa, melainkan ratusan pelanggan PLN keberatan dengan kebijakan itu. Misalnya, Senin (21/5) ratusan pelanggan bersungut-sungut karena petugas mengutip denda. Sepengetahuan pelanggan, selama ini, apabila tanggal 20 jatuh pada hari Minggu, pembayaran bisa dilanjutkan tanggal 21 tanpa dikutip denda.

Berbeda bulan ini. Pelanggan yang membayar lewat tanggal 20 tetap didenda meski tanggal tersebut jatuh pada hari Minggu. Mereka mengatakan, petugas telah bertindak semena-mena tanpa ada pemberitahuan dan sosialisasi bahwa pengambilan slip rekening di atas tanggal 20 meski tagihannya dibayar di bawah tanggal 20 juga didenda. Keluhan yang sama juga dilontarkan dari pelanggan loket Sipoholon, Tarutung, Siatasbarita.

Ironisnya pembayaran di kantor Pos Tarutung, pada pagi hari (21/11) masih sempat dibuka pembayaran rekening listrik. Namun tiba-tiba puluhanh pelanggan terkejut karena petugas menstop pembayaran dan mengalihkan loket pembayaran ke loket yang berada di bagunan PT Palapa, Jalan Balige, Pardangguran.
Ketika hal ini ditanya ke Tandap L Tobing, petugas loket pembayaran rekening listrik di Jalan Balige membayarkan pelanggan yang membayar di atas tanggal 20 akan dikenakan denda. “Kami hanya menjalankan tugas,” tandasnya.

Namun, ketika ditanya apa dasarnya mendahulukan pembayaran rekening pelanggan dan mendenda yang terlambat mengambil slip pembayaran, dia tidak banyak komentar. “Tujuan kita hanya untuk mepermudah saja,” singkatnya. Sementara Supervisor PLN Ranting Tarutung, M Simbolon membenarkan, setiap pembayaran lewat tanggal 20 akan dikenakan denda. “Batas pembayaran tanggal 20. Yang pasti lewat tanggal 20 akan didenda. Meski tanggal tersebut jatuh pada hari Minggu atau hari libur. Ketentuan itu telah diterapkan pada saat diberlakukanya On line oleh PLN sejak Juni 2011 lalu,” terangnya.

Saat ditanya kebijakan petugas loket tentang pembayaran dimuka oleh petugas tanpa sepengetahuan pelanggan, dia enggan mengomentari. Namun ia berjanji akan menyelidikinya. “Jika ada kesepakatan antara pelanggan dengan petugas tidak menjadi masalah. Apabila hal itu benar, akan kita beri sanksi. Apa sanksinya, kemungkinan loket tersebut akan kita tutup,” tegasnya. Serupa disampaikan Kepala Ranting PLN Cabang Tarutung. “Batas pembayaran tanggal 20. apabila terlambat dieknakan sanksi biaya keterlambatan atau pemutusan sementara,” singkatnya. (Metro/cr-01)

About these ads

Berikan Saran atau Informasi anda pada Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Julienaba2n's Blog

Just another WordPress.com weblog

Patar Nababan

Jadikan Hidup Anda Berarti

Generasi Nababan

Berbagi Tips, Motivasi, Info dan Adat Istiadat Nababan, Berita dan Bisnis Online

veronik4nababan

The greatest WordPress.com site in all the land!

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

SMK NEGERI 1 MUARA TAPANULI UTARA

*** Visi : " Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan tujuan pendidikan nasional". *** *** Misi : " Menciptakan lulusan yang unggul, berbudaya, produktif, profesional, siap kerja dan berjiwa enterpreneurship". ***

SMK 1 HKBP SIPOHOLON TAPANULI UTARA

" Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan kasih Kristus (Indonesia)"

nickoai

Photography and Articles

BORSAK MANGATASI NABABAN

"HORAS MARTONGGO TOE OPPOENG MOELADJADI NABOLON, ASA DONGANI AHOE DIDJOLO, DONGANI AHOE DI POEDI ASA TALOE AHOE MARALOHON DONGAN, MONANG MARALOHON MOESOE, ASA TABOE-TABOE SITARAPOELLANG SIANI DALANNA RO TOESI DALAN NASOEMOEANG", Alamat Redaksi : PH3 (Par-Huta Huta Hian) Paranjoan, Lumbantongatonga, Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40.347 pengikut lainnya.