Kodim 0211/TT Tangkap Pelaku Perambah Hutan di Pulau Mursala

Pandan -  Sekian kalinya, aparat baik TNI maupun Polri di wilayah hukum Kabupaten Tapanuli Tengah membekuk para pelaku perambahan hutan secara liar di hutan pulau Mursala yang semakin meresahkan. Namun, tak sekalipun dari sekian kasus yang sudah ditangani aparat penegak hukum ini, mampu berhasil mengungkap dan menangkap ‘otak pelaku’ atau pemodal dari bisnis ilegal dan sangat merusak alam itu.
Kali ini, giliran Kodim 0211/TT melalui tim Inteldim berhasil menggulung seorang pelaku tindak pidana perambahan hutan pulau Mursala tersebut. Berkat informasi dari masyarakat, tim Inteldim langsung melakukan pengintaian dan akhirnya berhasil membekuk seorang operator chainsaw saat hendak bergegas pulang membawa hasil rambahannya berbentuk kayu panel sepanjang 20 meter.

Dandim 0211/TT Letkol (CZI) Godman Siagian melalui Pasintel-nya, Kapten (Inf) GB Sinaga kepada Analisa, Minggu (19/2) di Makodim 0211/TT menegaskan, dari penangkapan itu, pihaknya berhasil mengamankan pelaku berinisial AG (24) warga Pargadungan, Kecamatan Tapian Nauli, Tapteng berikut barang bukti kejahatannya berupa 1 unit mesin chainsaw berikut 2 jerigen minyak bensin campuran, 1 kubik lebih kayu jenis Rasak berikut kapal motor.

“Saat disergap, mereka berjumlah 4 orang dan anggota berhasil menangkap seorang diantaranya, dan tiga lainnya berhasil meloloskan diri. Akibat sulitnya menjangkau medan dimana lokasi perambahan itu, sehingga penyergapan itu kurang efektif. Begitupun, kita sudah mendapatkan info siapa pemainnya (pemodal-red) dari seorang pelaku yang diamankan,” tegas Kapten Sinaga.

Dikatakan, tersangka AG dibekuk di lokasi perambahan hutan pulau Mursala yakni di Silabou. Menurut AG, hutan Silabou tersebut telah gundul, namun kayu jenis Rasak masih banyak ditemui di hutan itu. Bahkan, tak sedikit orang melakukan perambahan di lokasi Silabou itu.

Tersangka AG ditanyai Analisa di Makodim 0211/TT mengaku, dirinya disuruh seorang pengusaha kayu berinisial PS alias PDN warga Pargadungan, Tapian Nauli, Tapteng dengan memberikan modal atau panjar senilai Rp500.000 dari pekerjaan menebang pohon hingga membelahnya berbentuk kayu panel sepanjang 20 meter tersebut.

“Kalau gaji saya, biasanya sesuai bagi persen per kubik kayu hasil penebangan. Sebelum ditangkap kami ada 4 orang, sudah 1 minggu berada di hutan Silabou itu. Rencana kemarin itu hendak berkemas pulang membawa 1 kubik kayu Rasak itu, namun saya dan kayu ditangkap,” ungkap AG yang mengaku sudah hampir 4 tahun melakukan perambahan hutan di pulau Mursala.

Bekuk Pemodal

Lebih lanjut Pasintel Dim menyatakan, Kodim 0211/TT tetap berkomitmen menjalankan kerjasama antara Bupati Tapteng dengan unsure Muspida dan Muspida Plus di daerah tersebut untuk memberantas tindak pidana perambahan hutan, ilegal fishing maupun pemboman ikan di wilayah Tapteng, khususnya pulau Mursala.

“Maka itu, Kami berharap agar penangkapan ini ditindak lanjuti hingga membekuk si pemodal. Kita sama-sama dengar tadi dari pengakuan tersangka bahwa dirinya hanya pesuruh, seharusnya yang menyuruh ini ditindak lanjuti oleh penyidik nantinya, karena kami hanya sebatas pengamanan awal, selanjutnya ya penyidik,” harap Kapten GB Sinaga.

Di kesempatan itu, Kapten GB Sinaga juga menyampaikan ucapan terima kasih atas attensi Bupati Tapteng yang siap menyediakan dana operasional dalam penangkapan-penangkapan pelaku ilegal logging, khususnya di pulau Mursala. “Medan yang sulit dan jarak tempuh yang begitu jauh, sehingga sangat membutuhkan biaya operasional yang lumayan besar, semisal biaya minyak kapal dan sebagainya,” tutur Pasintel sambil menyatakan, pelaku berikut barang bukti kejahatannya segera diserahkan kepada Polres Tapteng untuk ditindak lanjuti.

Sementara, Bupati Tapteng saat meninjau hasil tangkapan Kodim 0211/TT dalam memberantas pelaku perambahan hutan itu mengatakan, Sekian kalinya sudah dilakukan penangkapan kepada pelaku perambahan hutan, namun aksi pidana yang sangat merusak kelestarian hutan di pulau Mursala masih tetap saja terjadi sampai saat ini.

“Sepertinya, para pelaku perambahan hutan ini tidak merasakan efek jera. Ini harus lebih tegas lagi, kita segera membentuk pos pejagaan khusus di pulau Mursala itu, ini harus segera kita lakukan,” ketus Bupati Raja Bonaran tampak menyesali perbuatan masyarakatnya itu. (Analisa/yan)

About these ads

Berikan Saran atau Informasi anda pada Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Julienaba2n's Blog

Just another WordPress.com weblog

Patar Nababan

Jadikan Hidup Anda Berarti

Generasi Nababan

Berbagi Tips, Motivasi, Info dan Adat Istiadat Nababan, Berita dan Bisnis Online

veronik4nababan

The greatest WordPress.com site in all the land!

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

SMK NEGERI 1 MUARA TAPANULI UTARA

*** Visi : " Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan tujuan pendidikan nasional". *** *** Misi : " Menciptakan lulusan yang unggul, berbudaya, produktif, profesional, siap kerja dan berjiwa enterpreneurship". ***

SMK 1 HKBP SIPOHOLON TAPANULI UTARA

" Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan kasih Kristus (Indonesia)"

nickoai

Photography and Articles

*** www.tuannahoda.co.nr ***

"HORAS MARTONGGO TOE OPPOENG MOELADJADI NABOLON, ASA DONGANI AHOE DIDJOLO, DONGANI AHOE DI POEDI ASA TALOE AHOE MARALOHON DONGAN, MONANG MARALOHON MOESOE, ASA TABOE-TABOE SITARAPOELLANG SIANI DALANNA RO TOESI DALAN NASOEMOEANG", Alamat Redaksi : PH3 (Par-Huta Huta Hian) Paranjoan, Lumbantongatonga, Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 38.729 pengikut lainnya.