Wabup Bangkit Silaban SE Lantik Eselon II

Abang Kandung Toluto Jadi Kepala Dipenloka

TARUTUNG- Isu pergantian sejumlah pejabat teras di Pemkab Taput dua minggu lalu terjawab sudah. Kamis (27/1) pukul 15.45 WIB, Wakil Bupati Taput Bangkit Parulian Silaban SE melantik lima pejabat Eselon II di Pendopo samping Rumah Dinas Bupati. Abang kandung Bupati sendiri Torang Lumbantobing (Toluto), Poltak Lumbantobing SH dilantik menjadi Kepala Dipenloka Taput.
Selama ini, Poltak Lumbantobing mengabdi di Pemkab Serdang Bedagai. Kemudian mengundurkan diri dan tanggal 2 Januari 2012 pindah ke Pemkab Taput sebagai staf Badan Perencanaan Daerah (Bapeda). Kemudian, diangkat menjadi Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset (Dipenloka) Taput, menggantikan Ir James Simanjuntak MM.
Sementara James Simanjuntak sendiri dilantik menjadi staf ahli bidang Hukum dan Politik, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor 821.22/04/K.BKD/I/2012. Ketiga pejabat lainnya yakni, Sahat Mangapul Sinaga SH dilantik menjadi Staf Sekretariat sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik. Kemudian, Drs Parsaoran Hutagalun dari Kepala Bapeda menjadi Asisten Ekonomi Pembangunan dan Sosial, serta Osmar Silalahi SE dari Asisten Ekonomi Pembangunan dan Sosial dilantik menjadi Kepala Bapeda.
Bupati Taput Torang Lumbantobing dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Bangkit Parulian Silaban mengatakan, pelantikan kelima pejabat Eselon II tersebut merupakan tindak lanjut surat Gubernur Sumatera Utara Nomor 800/2739/BKD/III/2012 tertanggal 24 Januari 2012.
Tentang konsultasi pengangkatan pejabat struktural Eselon II dengan mempedomani UU Nomor 32 Tahun 2004 Pasal 130 ayat 2 berbunyi, pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian dari dan dalam jabatan Eselon II pada pemerintahan daerah kabupaten/kota ditetapkan oleh Bupati/Wali Kota setelah berkonsultasi kepada Gubernur.
“Pejabat struktural Eselon II yang dilantik merupakan promosi jabatan. Juga penyegaran dalam jabatan. Sebab, ada pejabat yang memasuki masa usia pensiun,” kata Toluto.
Mutasi dalam jabatan, katanya, dilakukan agar tidak terjadi satgnasi dalam Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Bagi seorang PNS, mutasi seperti ini merupakan hal biasa dan sering terjadi. Seperti yang kita sebutkan tadi. Upaya penyegaran. Ini akan terus dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan guna mencapai tujuan yang lebih optimal dalam SKPD.” paparnya.
Menurutnya, jabatan sebuah kepercayaan yang diberikan tidak hanya dari atasan. Tetapi juga merupakan amanah dari Tuhan. Untuk itu, kepada pejabat yang baru dilantik, diimbau benar-benar melaksanakan tugasnya sebagai “pelayan” masyarakat.
“Kepada saudara yang baru dilantik diharapkan bisa memegang dan menjalankan kepercayaan tersebut,” tandasnya. (Metro/bl/des)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 51 pengikut lainnya.