Pilkada Tapanuli Utara Periode 2014-2019 Bakal Panas dan Ketat

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) periode 2014-2019 diprediksi bakal panas dan ketat. Hal itu terjadi karena Bupati incumbent Torang Lumbantobing tidak dapat lagi mencalonkan diri untuk periode berikutnya, karena sudah dua periode. Selain calon-calon dari daerah, Pilkada juga akan diramaikan oleh perantau dan dianggap lebih berpeluang untuk menang.

Hal itu dikemukakan Ketua Yayasan Parade Guru Kabupaten Taput Martua Situmorang SPd ketika dihubungi wartawan dari Jakarta, Minggu (10/7).

Menurutnya, saat ini masyarakat Taput telah mengamati perkembangan politik terkait nama-nama figur yang bakal bertarung memperebutkan Kursi Taput-1. Meski Pilkada Taput baru akan berlangsung 2,5 tahun lagi, calon-calon sudah melakukan kegiatan bernuansa politis di wilayah Taput. “Ada yang memasang spanduk, ada yang melakukan kegiatan sosial, sebagai salah satu cara bersosialisasi dengan warga,” kata Wakil Ketua Dewan Pendidikan Taput.

Martua mengatakan dalam pengamatannya cukup banyak calon yang tertarik mengikuti ‘pesta’ demokrasi Taput antara lain yang layak dari bona pasogit, Sanggam Hutagalung SE MM (Sekdakab Taput), FL Pernando Simanjuntak SH MH (Ketua DPRD Taput), Tidak tertutup kemungkinan Wakil Bupati Taput Bangkit Silaban juga akan maju.

Sementara anak rantau yang dianggap sangat layak dan mampu memimpin Taput adalah Drs Ampuan Situmeang (pendiri Majalah HORAS dan tokoh muda Batak), Drs Nikson Nababan (pengusaha sukses), Sanggam Hutapea MM (calon bupati Taput periode lalu), Drs Hotman Hutasoit (mantan birokrat), dan Pinondang Simanjuntak SH MM (mantan Pejabat Walikota Jakarta Utara dan Kadis PU Provinsi DKI Jakarta).

Dari beberapa calon yang dianggap layak memimpin Taput ke depan, secara khusus Martua menyoroti figur Ampuan Situmeang. Menurut dia, Ampuan sudah sangat mengenal perkembangan politik maupun pemerintahan Taput dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, sehingga dia sudah lebih tahu isi perut Taput dan cara memimpinnya, termasuk kelemahan dan kekurangannya.

Menurutnya, Ampuan telah memiliki kelebihan dari bakal calon kepala daerah lainnya, karena selain muda juga memiliki mutu SDM yang mumpuni. Ampuan juga mempunyai jaringan dengan berbagai pengusaha yang diharapkan siap investasi di Taput.

Pada sektor pendidikan, Ampuan pernah menyatakan konsepnya untuk segera mendirikan SMU Unggulan dan Perguruan Tinggi Unggulan di Taput. Itu dapat terealisasi bila dia dipercaya memimpin Taput. “Saya yakin dia dapat merealisasikannya karena memang beliau memiliki relasi dan jaringan yang cukup luas. Persoalannya, saya tidak tahu apakah dia maju atau tidak pada Pilkada Taput mendatang,” kata Martua mempertanyakan.

Sementara itu anak rantau Taput yang berdomisili di Jakarta Ir Tiopan Lumban Gaol MM (Kandidat Doktor Filsafat Universitas Indonesia) berharap agar para calon kepala daerah Taput nantinya benar-benar bertarung melalui konsep, visi, dan misi, dan bukan atas dasar permainan money politic. Dengan demikian, siapa pun kelak yang terpilih, maka diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kemajuan daerah demi peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat.

Ditanya tentang layak tidaknya Ampuan maju sebagai kandidat kepala daerah Taput, putra asal Kecamatan Sipoholon itu menegaskan bahwa dia sangat bangga terhadap konsep, pemikiran, dan pandangan-pandangan Ampuan dalam membangun Taput ke depan baik sewaktu diskusi maupun dalam pertemuan resmi.

“Jika Ampuan bersedia maju, saya bersama alumni Universitas Sumatera Utara (USU) yang berlatar dosen, pengusaha, dan birokrat akan merapatkan barisan dan siap mendukungnya secara resmi. Dukungan kami akan bulat karena kami tahu bagaimana kepribadian beliau. Tetapi, saya tidak tahu apakah beliau bersedia mencalonkan diri nantinya,” kata Tiopan.

Ketika dikorfimasi wartawan tentang kesiapannya mencalonkan diri pada Pilkada Taput mendatang, Ampuan yang juga salah satu tokoh muda Batak yang cukup menonjol itu menyampaikan ungkapan terimakasih atas dorongan berbagai pihak untuk maju sebagai kandidat Bupati Taput. Tetapi, menurut Ampuan, untuk membangun Taput bukan harus menjabat sebagai kepala daerah semata, tetapi juga dapat dilakukan dari luar pemerintahan melalui ide dan gagasan, terutama adanya niat tulus untuk membawa perubahan ke arah positif dari masing-masing elite.

Dikemukakannya, 10 tahun terakhir, pihaknya telah mencoba mengangkat taraf perekonomian petani Taput dengan memasarkan kacang garing HORAS Sihobuk di Jakarta dengan rata-rata penjualan 10-20 ribu kaleng per tahun. Tujuan pemasaran itu bukan semata-mata mencari untung, tetapi demi meningkatkan pendapatan petani. Terbukti saat ini kacang mentah di Taput telah mencapai harga Rp 80-90 ribu/kaleng, padahal dua tahun lalu cuma Rp 40 ribu/kaleng.

“Jadi, saya belum berpikir untuk mencalonkan diri menjadi kepala daerah Taput karena masih lama waktunya. Jika memang sudah menjadi permintaan masyarakat Taput besama tokoh-tokoh lainnya, tentu saya akan mempertimbangkannya dengan matang. Tetapi yang utama, marilah kita marsipature hutana be (Martabe). Jangan pernah berharap orang lain membangun kampung halaman kita, harus kita sendiri, tentu kepiawaian pimpinan sangat menetukan dan berab,” tutur Ampuan, alumni Universitas Sumatera Utara (USU) Medan. (Batakpos/ahs)

About these ads

18 Komentar (+add yours?)

  1. Dame br nababan
    Mar 06, 2014 @ 22:03:23

    Saatnya warga taput menilai dan memilih siapa yang layak jadi pemimpin.Berfikirlah untik perubhan
    Takut bukanlah alasan
    Ikuti hati nurani niscaya hasilnya akan lebih baik
    Nikmat maju terus

  2. Putra Taput
    Mei 21, 2013 @ 21:50:06

    Apakah penting bagimu menjadi seorang Bupati???
    Banyak Putra-Putri Batak yang punya harta yang melimpah, dulu dia sekolah dgn apa adanya dan sekarang dengan perasaan sudah banyak harta, dia datang kedaerah untuk menjadi Bupati. Berapa banyak modal yang kalian habiskan untuk mencalonkan diri menjadi Bupati?
    5 Milyar, 10 Milyar, 20 Milyar atau 100 Milyar….
    Sadarlah kalian,bila kalian memakai dana sebesar itu untuk membangun sebuah yayasan pendidikan favorit di Tapanuli Utara ini maka tidak usah lagi Putra-Putri Batak ini sekolah diluar sana n menjadi daya saing bagi masa depan mereka.
    Anak kecilpun bs menjadi bupati hanya mengandalkan dana APBD untuk membangun daerah ini.

  3. nababan
    Mei 19, 2013 @ 03:20:04

    ayolah para putra daerah jangan hanya pesta hajatan aja nama anda terpublish, entar loe kalah, loe balik ke jakarta,, ayolah apa yg bisa kita perbuat untuk kampung kita ya, buat lah sebisa mungkin

  4. Marhasak Nababan SBB
    Apr 11, 2013 @ 16:27:25

    Pimimpin Tapanuli Utara yang akan datang harus mampu dan memperhatikan fasilitas umum dan prasarana umum bukan kelompok atau dogan dogan……..Rakyat tapanuli utara harus merata dalam bidang apapun dan terutama KESEJAHTRAAN…….trims

  5. rinto
    Des 26, 2012 @ 11:59:46

    eh keluar kamu dari calon bupati tapanuli saya yang pantas menjadi bupati tapanuli

  6. Sardin Hutagalung
    Des 22, 2012 @ 17:25:18

    Siapapun yang menjadi pemimpin di kabupaten Tapanuli Utara sama saja sejauh berkomitmen untuk membangun kepentingan rakyat. Rakyat tidak butuh janji, tetapi realita. Para kandidat yang berbicara banyak diatas panggung menyampaikan orasi kampanye, hal itu tidak diperlukan.
    Berbuatlah nyata kepada rakyat, jangan bicara seperti di Lapo Tuak. Berbicaralah apa adanya, jujur dan jangan membohongi diri sendiri, ajaklah rakyat bersama-sama membangun Tapanuli Utara, jangan coba-coba meninggalkan rakyat jika ingin membangun kepentingan rakyat.
    Siapapun jadi pemimpin jika tidak di dukung rakyat, niscaya tidak akan berhasil. Sardin Hutagalung, anak Desa Hasibuan Kecamatan Pagaran.

  7. Sintong Dongoran
    Sep 13, 2012 @ 11:59:27

    Siapapun orang yang akan memimpin Taput, harus bisa memperjuangkan terealisasinya Provinsi Tapanuli, saya putra Pangaribuan, siap maju dan mewujudkan itu.

  8. Torus Manuntun
    Agu 03, 2012 @ 16:27:05

    Diatas semuanya itu, tetaplah berdoa pada Dia, agar kelak orang yang memimpin Taput ini adalah orang yang di restui “Dia”, bukan yang diresuti “dia”. Syaloom. Ut Omnes Unum Sint.

Berikan Saran atau Informasi anda pada Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Julienaba2n's Blog

Just another WordPress.com weblog

Patar Nababan

Jadikan Hidup Anda Berarti

Generasi Nababan

Berbagi Tips, Motivasi, Info dan Adat Istiadat Nababan, Berita dan Bisnis Online

veronik4nababan

The greatest WordPress.com site in all the land!

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

SMK NEGERI 1 MUARA TAPANULI UTARA

*** Visi : " Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan tujuan pendidikan nasional". *** *** Misi : " Menciptakan lulusan yang unggul, berbudaya, produktif, profesional, siap kerja dan berjiwa enterpreneurship". ***

SMK 1 HKBP SIPOHOLON TAPANULI UTARA

" Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan kasih Kristus (Indonesia)"

nickoai

Photography and Articles

BORSAK MANGATASI NABABAN

"HORAS MARTONGGO TOE OPPOENG MOELADJADI NABOLON, ASA DONGANI AHOE DIDJOLO, DONGANI AHOE DI POEDI ASA TALOE AHOE MARALOHON DONGAN, MONANG MARALOHON MOESOE, ASA TABOE-TABOE SITARAPOELLANG SIANI DALANNA RO TOESI DALAN NASOEMOEANG", Alamat Redaksi : PH3 (Par-Huta Huta Hian) Paranjoan, Lumbantongatonga, Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40.359 pengikut lainnya.