Gunung Sinabung Tanah Karo Semburkan Asap Tebal

Berastagi - Kepanikan melanda warga Tanah Karo. Gunung Sinabung yang terletak di Desa Kuta Gugung, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Jumat (27/8) sekira pukul 18.00 WIB, menyemburkan debu panas dan asap tebal, Jumat (27/8). Hal ini sontak membuat ribuan penduduk yang tinggal di desa-desa sekitar gunung tersebut panik dan mengungsi dari tempat tinggalnya.

“Asap tebal sekali, gumpalan asapnya tinggi. Warga panik dan mengungsi,” kata Terkelin Sembiring, warga Desa Gutagugung, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, Jumat (27/8). Selain itu, bau belerang juga tercium dari gunung yang mengeluarkan asap tersebut.

Data yang dapat diakses wartawan Medan dari beberapa sumber seperti Star Sembiring, warga Desa Kuta Rayat, Naman Teran, semburan debu dan asap yang berasal dari gunung yang berada di atas Danau Lau Kawar itu mulai terasa petang. Debu hampir merata menyerang seluruh pelosok di bawahnya. Kepanikan pun langsung muncul. Bayangan akan letusan gunung seperti sering terlihat di gunung gunung lain di seantero dunia segera menyeruak di seluruh penduduk.

Tanpa dikomando, warga yang memiliki kendaraan bergerak meninggalkan desa, seperti yang terjadi di Desa Kuta Gugung, Bekerah, Simacem, Sigarang Garang, Naman , Gamber, Kuta Tonggal hingga Berastepu. Bahkan di beberapa desa malam kemaring kontan kosong ditinggalkan penduduk. Selebihnya penduduk yang berada di lintasan jalur jalan menuju Danau Lau Kawar, di antaranya Desa Sukandebi, Perteguhen, Ndokum Siroga, Jeraya, Torong memilih keluar rumah berjaga–jaga mengantisipasi keadaan.

Kepanikan yang terjadi direspon pihak pemerintah, melalui Polres Tanah Karo dan Polsek Simpang Empat. Polisi awalnya berusaha menenangkan masyarakat, namun karena rasa takut lebih besar , petugas akhirnya mengalah dan memilih membantu evakuasi warga ke daerah Kabanjahe, tepatnya di Pendopo Kantor Bupati Karo.

Selain yang dialokasikan pemerintah, warga yang mengungsi diketahui menuju kota Berastagi dan Kabanjahe dengan tujuan ke kediaman sanak keluarga mereka yang berada di dua kota tersebut. Hal ini terlihat dari ramainya arus keluar mobil menuju dua kota tadi yang tak seperti biasa. Para pengungsi pergi dengan mengendarai ragam angkutan dan peralatan seadanya, termasuk membawa anak anak bayi yang hanya ditutupi sarung. Warga lain, sebagaimana tampak di Desa Ndokum Siroga , daerah Simpang Empat lintasan Desa Desa di Kaki Gunung Sinabung bertahan di luar rumah sembari berjaga jaga.

Asap dan debu panas sendiri bahkan terasa hingga kota Berastagi, di mana sebahagian kaca-kaca mobil telah didiami semburan debu. Aroma belerang sangat terasa hingga ke daerah Simpang Empat, lokasi pusat berkumpul pertama warga, di mana awak POSMETRO Medan mengambil sebahagian liputan fenomena alam ini.

Wakapolres Tanah Karo, Kompol Juniar Simanjuntak yang memimpin langsung proses evakuasi mengatakan agar masyarakat jangan panik dengan keadaan ini, karena semua hal yang menyangkut ini telah diantisipasi oleh pemerntah.

” Kita minta agar warga bersabar dan jangan panik, agar tidak timbul masalah lain ” ujarnya sebelum berangkat ke lokasi bersama tiga unit truk milik Polres Tanah Karo.

Informasi terakhir yang didapat, hujan debu dan awan panas pada sekitar pukul 21.00 WIB kata Star Sembiring warga Desa Kuta Rayat perlahan mulai berhenti. Namun tak membuat rasa takut warga berhenti. Semua rumah di kaki Gunung Sinabung terang putih dihantam hujan abu dan awan panas.

Belum Akan Meletus

Sementara itu pihak Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Sumut membenarkan ada aktivitas vulkanik yang terjadi di gunung tersebut. “Memang ada (aktivitas vulkanik). Tapi sejauh yang kita dapat untuk kemungkinan terjadinya gempa terkait aktivitas tersebut belum ada,” kata Prakirawan BMKG Sumut Hartanto.

Namun, Hartanto belum bisa memastikan mengenai letusan yang mungkin terjadi. “Itu harus dipastikan ke vulkanologi di Dinas Pertambangan dan Energi,” tutupnya.

Dihubungi via ponsel, Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Sumut, Hendra Suwarta, tadi malam meminta warga tanah Karo terutama yang tinggal dekat Gunung Sinabung, agar tidak panik. Menurut perkiraan BMKG, gunung Sinabung belum akan meletus, bahkan masih sangat jauh dari erupsi. Prediksi didasarkan kepada tanda-tanda di lokasi dan pengamatan yang mereka lakukan. “Tidak benar, belum akan meletus,” katanya.

Menurutnya, yang terjadi hanya kepulan asap yang membumbung tinggi dari gunung itu. Aktivitas itu memang tidak normal, karena selama ini tidak terjadi hal seperti itu. Namun aktivitas itu belum sampai pada tingkat yang membahayakan. Kepulan asap itu, lanjutnya, berasal dari aktivitas magma di dalam perut gunung. “Sampai sekarang, informasi yang diperoleh masih sebatas kepulan asap saja,” katanya.

Sejauh ini lanjutnya, tidak ada aktivitas vulkanik lain di gunung itu selain kepulan asap. Dia memastikan kepulan asap itu masih dalam kategori aman, karena tidak disertai gempa atau getaran vulkanik. Satu di antara tanda-tanda erupsi gunung berapi ada gempa vulkanik yang terjadi sebelum atau bersamaan dengan kepulan asap atau aktivitas magma. “Tapi kepulan asap itu, tidak disertai dengan getaran atau gempa vulkanik. Maka belum bisa dipastikan akan meletus. Karena biasanya, ketika sebuah gunung berapi akan meletus, terlebih dahulu ditandai dengan getaran atau gempa. Tapi nyatanya, sampai saat ini, tetap masih seperti biasa. Ya, itu tadi, hanya masih sebatas kepulan asap saja,” ujarnya.

Meskipun demikian, lanjutnya, gejala seperti itu tetap saja harus diperhatikan dan diwaspadai oleh masyarakat di sekitar gunung. Ini dilakukan agar masyarakat sekitar gunung tetap waspada dan siap jika kondisi terburuk sewaktu-waktu terjadi. “Walaupun diprediksi belum akan terjadi letusan, tapi jangan teledor. Artinya, tetap waspada. Karena gempa vulkanik bisa terjadi secara tiba-tiba disertai dengan letusan getaran,” terangnya. (Metro/nanang/amry/ari/pmg/smg)

About these ads

1 Komentar (+add yours?)

  1. radiusdanu
    Sep 02, 2010 @ 03:03:05

    Nice Posting Bro, Blogwalking http://www.blogger-blogz.co.cc
    It have many tips for SEO and SERP

Berikan Saran atau Informasi anda pada Situs Nababan ini ....terimakasih

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Julienaba2n's Blog

Just another WordPress.com weblog

Patar Nababan

Jadikan Hidup Anda Berarti

Generasi Nababan

Berbagi Tips, Motivasi, Info dan Adat Istiadat Nababan, Berita dan Bisnis Online

veronik4nababan

The greatest WordPress.com site in all the land!

Matt on Not-WordPress

Stuff and things.

SMK NEGERI 1 MUARA TAPANULI UTARA

*** Visi : " Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan tujuan pendidikan nasional". *** *** Misi : " Menciptakan lulusan yang unggul, berbudaya, produktif, profesional, siap kerja dan berjiwa enterpreneurship". ***

SMK 1 HKBP SIPOHOLON TAPANULI UTARA

" Mencerdaskan anak bangsa secara utuh berdasarkan kasih Kristus (Indonesia)"

nickoai

Photography and Articles

BORSAK MANGATASI NABABAN

"HORAS MARTONGGO TOE OPPOENG MOELADJADI NABOLON, ASA DONGANI AHOE DIDJOLO, DONGANI AHOE DI POEDI ASA TALOE AHOE MARALOHON DONGAN, MONANG MARALOHON MOESOE, ASA TABOE-TABOE SITARAPOELLANG SIANI DALANNA RO TOESI DALAN NASOEMOEANG", Alamat Redaksi : PH3 (Par-Huta Huta Hian) Paranjoan, Lumbantongatonga, Siborongborong, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia

WordPress.com

WordPress.com is the best place for your personal blog or business site.

WordPress.com News

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36.695 pengikut lainnya.