Posted by: nababan on: 8 November 2009
Sidikalang (Nababan) – Proses seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) daerah Kabupaten Dairi formasi tahun anggaran 2009 diharapkan berlangsung secara bersih dan transparan sehingga bisa menghasilkan sumber daya manusia yang andal.
Kalau penerimaan CPNS kali ini berlangsung tidak bersih seperti misalnya ada permainan calo-caloan, bisa berdampak buruk pada kinerja birokrasi nantinya, sebab jika begitu maka mereka yang diterima bukan lagi yang mengandalkan kemampuan dan kualitas melainkan yang mengandalkan faktor-faktor di luar itu seperti misalnya kemampuan finansial, ujar Wakil Ketua Sementara DPRD Dairi Ir Benpa Hisar Nababan kepada wartawan, Minggu (1/11) di Sidikalang.
Ia menilai saat ini merupakan era transparansi karenanya proses penerimaan atau seleksi CPNS juga diharapkan bisa transparan.
Benpa menyoroti kebijakan pihak Pemkab dalam hal ini panitia pelaksana ujian seleksi CPNS TA 2009 yang direncanakan bekerja sama dengan pihak UI (Universitas Indonesia) dalam hal pembuatan soal dan mengoreksi hasil ujian. Kenapa tidak kerjasama dengan USU saja yang selama ini kita ketahui hasilnya lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan? Masalahnya, kalau kerjasama dengan UI, tentu pengawasan dan persoalan teknis lainnya jadi lebih longgar karena persoalan jarak, ujar Benpa.
Ia berpendapat panitia CPNS Dairi jika masih mungkin sebaiknya mengurungkan rencana kerjasama dengan UI dan mengalihkannya ke USU sebagaimana tahun-tahun sebelum ini dengan harapan bisa lebih transparan. (SIB/T14/i)
Komentar Pembaca dari