Posted by: nababan on: 21 Juli 2009
Direktur Pascasarjana Universitas HKBP Nommensen Dr Pasaman Silaban SE MSBA didampingi Ketua panitia Raperli Spd, Drs Sanggam Siahaan MHum dan Prof Dr Lince Sihombing MPd saat melakukan pemukulan gong pertanda seminar dibuka yang dilaksanakan di Aula FKIP UHN Pematangsiantar Jalan Sangnawaluh Sabtu (18/7).
Posted by: nababan on: 21 Juli 2009
TINJAU LOKASI: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) didampingi sejumlah pejabat terkait meninjau lokasi tempat kejadian perkara (TKP) ledakan bom di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu (18/7). Kepala Negara juga meninjau TKP yang berada di Hotel JW Marriott yang tidak jauh lokasinya dengan Hotel Ritz Carlton.
Posted by: nababan on: 21 Juli 2009
JAKARTA — Polisi akhirnya menangkap 10 dari 14 pelaku perampokan terhadap mobil pembawa uang milik PT Cisco yang membawa uang tunai Rp 15 miliar. Dari para pelaku, polisi menyita uang tunai Rp 12,7 miliar, sementara empat pelaku yang masih buron diperkirakan masih membawa lebih dari Rp 12 miliar.
Posted by: nababan on: 21 Juli 2009
JAKARTA — Ada data terbaru mengenai tindakan teroris yang meledakkan dua hotel mewah, JW Marriott dan Ritz-Carlton, di Mega Kuningan, lima hari lalu. Pelaku bom bunuh diri di Marriott yang diyakini sebagai Nur Said ini melewati pemindai logam (metal detector) dengan tenang.
Posted by: nababan on: 21 Juli 2009
Tarutung (Nababan) – Calon Legislatif (Caleg) Partai Patriot Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Besinna Togatorop (42) akan menggugat penyelenggara Pemilu Legislatif (Pileg) 2009 ke Pengadilan Negeri (PN) Tarutung, secara Perdata menyangkut penggelembungan suara atas nama Alamsah Sihombing SE.
Posted by: nababan on: 21 Juli 2009
JAKARTA – Bagi sebagian orang, memaafkan mungkin salah satu hal yang paling sulit dilakukan. Apalagi jika harus memaafkan orang yang telah membunuh anggota keluarganya. Namun lain halnya dengan Victor Mocodompis (70), yang anaknya Evert Mocodompis, tewas akibat ledakan bom di JW Marriott dan Ritz Carlton Jumat (17/7) lalu.
Komentar Pembaca dari