Posted by: nababan on: 3 Juli 2009
Sipoholon (tuannahoda)-Ribuan pomparan marga Situmeang menghadiri hari pertama Partangiangan Jamita Mangaraja Situmeang, boru dan bere se-dunia, Kamis (2/7) di Peanariburan, Sipoholon, Tapanuli Utara.
Partangiangan itu akan dilangsungkan selama tiga hari di dua tempat yaitu, tanggal 2-3 Juli di Sipoholon dan 4 Juli di Lapangan Simaremare Sibolga ditangani panitia nasional dengan ketua umum St Patar P Situmeang, panitia Bona Pasogit Tapanuli Utara dengan ketua umum Mangasi Situmeang SH LLM dan panitia Sibolga-Tapteng dengan ketua umum Syahlul Umur Situmeang.
Hari pertama partangiangan di Sipoholon dihadiri Bupati Tapanuli Utara Torang Lumbantobing didampingi istri Elly br Manalu, Ketua DPRD FL Fernando Simanjuntak SH MH, Dandim 0210 TU Letkol Arh Ramses Lumbantobing, Ketua PN Gerchad Pasaribu SH, Sekdakab Drs Sanggam Hutagalung MM dengan pengkhotbah Ephorus HKBP DR Bonar Napitupulu.
Dalam khotbahnya, DR Bonar Napitupulu mengharapkan acara partangiangan pomparan Situmeang se-dunia kiranya menjadi wadah yang pertemukan keluarga besar tersebut untuk saling mengasihi.
Acara yang dilangsungkan di Bona Pasogit ini katanya mempunyai makna yang benar-benar jauh lebih besar dibandingkan jika diselenggarakan di “Parserahan” (kota-kota lain di Indonesia) sebab yang dapat menunjukkan kultur orang Batak yang sebenarnya kepada generasi yang lebih muda. “Ibarat Nangka, harus di pokoknya berbuah agar buahnya besar,” sebut DR Bonar.
Diingatkan, akan lebih indah jika cerita yang didengar tentang marga Situmeang adalah cerita-cerita yang baik dan kegembiraan. Untuk itu, diharapkan acara itu semakin mempersatukan marga Situmeang untuk dapat saling bertolong-tolongan.
Pada bagian lain acara tersebut, ketua umum Bona Pasogit Mangasi Situmeang SH LLM dalam sambutannya mengatakan, partangiangan yang dilaksanakan itu akan ditindaklanjuti dengan pembentukan Forum sebagai sarana semakin mempersatukan pomparan marga Situmeang dan menggagasi hal-hal yang akan dilakukan demi mendukung kemajuan pomparan marga Situmeang.
Turut memberikan sambutan mewakili boru, bere Letjen (Purn) FX Sujasmin dan mewakili natua-tua Situmeang, Tota Situmeang. Acara partangiangan itu dihadiri sejumlah putra-putra Situmeang dari perantauan antara lain Irjenad Mayjen TNI G Robert Situmeang, Ketua DPD K-SPSI Sumut Sugianto Situmeang, Ketua DPRD Kota Sibolga Syahlul Umur Situmeang.
Sementara itu Ketua Umum panitia nasional, St Patar P Situmeang dalam sambutannya meminta seluruh pomparan marga Situmeang untuk semakin bersatu padu dengan mengedepankan semangat dipersatukan oleh perbedaan bukan dipisahkan oleh perbedaan.
Menurutnya, tiga unsur untuk mencapai sukses yaitu politik, agama dan budaya harus dipadukan dan harus saling seimbang dalam menjalankannya tidak dibuat saling berbenturan.
Sedangkan Bupati Taput Torang Lumbantobing dalam sambutannya lebih menekankan bahwa kemajuan akan diraih atas semangat ingin berobah dan maju dari pribadi lepas pribadi sebab keberhasilan seseorang tidak dapat diraih jika hanya mengharapkan bantuan orang lain. “Holan hita do naboi mambangun dirinta sandiri,” sebutnya.
Pada kesempatan itu, kepada Ephorus HKBP DR Bonar Napitupulu didampingi ompu boru, Bupati Tapanuli Utara Torang Lumbantobing didampingi ibu Elly br Manalu, Ketua DPRD FL Fernando Simanjuntak SH MH, Dandim 0210 TU Letkol Arh Ramses Lumbantobing didampingi ibu, Ketua PN Gerchad Pasaribu SH dan Kajari Tarutung Mangasi Situmeang SH LLM didampingi ibu diberikan “ulos” oleh para tokoh marga Situmeang sebagai ucapan terima kasih dan penghargaan atas dukungan yang diberikan.
Selanjutnya, seluruh panitia baik nasional dan Bona Pasogit bersama pomparan marga Situmeang se-dunia meresmikan prasasti Partangiangan Jamita Mangaraja Situmeang boru, bere se-dunia.(sib/PR3/g)
Komentar Pembaca dari